Rabu, 25 September 2019 00:34
Editor : Editor

RAKYATKU.COM, MAKASSAR  - Jalan Sultan Alauddin sudah bisa dilalui setelah mahasiswa menutup dua ruas jalan, Jumat dini hari (25/9/2019).

 

Sebelumnya tak ada kendaraan yang bisa lewat lantaran massa menempati dua ruas jalan. Kendaraan roda empat berjejer panjang mulai di dekan kantor Lapas Makassar hingga ke kampus Unismuh Makassar. 

Tak hanya kendaraan, warga pun memenuhi jalan dari depan pertamina samping Jalan Aluddin hingga ke depan Toko Indo Mode.

Sekira pukul 23:50 wita personil Jatanras Polrestabes Makassar tiba di Kampus Unismuh. Warga yang berada di depan Kampus Unismuh langsung memberi jalan.

 

"Buka jalan biarkan lewat," teriak sejumlah warga.

Saat personil Jayabaya tiba, massa sempat berhamburan. Sebagian lari ke arah atas dan sebagian ke bawa. Sementara mahasiswa Unismuh dipaksa masuk ke kampusnya.

Sempat terjadi adu mulut saat diarahkan ke dalam kampus karena ada lemparan dari arah massa di sekitar Indo Mode.

"Na lempari kampus. Rusak kampus pak," teriak para mahasiswa dari dalam kampus. 

Meski sempat protes dengan aksi pelemparan, para mahasiswa akhirnya masuk ke dalam kampus.

Sementara personil kepolisian berusaha untuk membuka jalan dan mengurai kemacetan panjang yang telah terjadi. Sebagian juga menarik kawat sisa pembakaran ban bekas oleh demonstran.

Saat ini situasi lalulintas telah mulai lancar dan kondisi di TKP kondusif.

TAG

BERITA TERKAIT