Minggu, 15 September 2019 09:15
Dampak serangan di Abqaiq
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Pemberontak Houthi di Yaman telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap dua pabrik minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais.

 

Klaim itu diumumkan oleh Yahia Sarie, juru bicara Houthi dalam sebuah pidato yang disiarkan oleh saluran berita satelit Houthi, Al-Masirah.

Dia mengatakan bahwa Houthi mengirim 10 pesawat tak berawak untuk menyerang fasilitas pemrosesan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais.

Dia juga memperingatkan bahwa serangan terhadap kerajaan hanya akan bertambah buruk jika perang di Yaman berlanjut.

 

"Satu-satunya pilihan bagi pemerintah Saudi adalah berhenti menyerang kami," kata Sarie.

Abqaiq adalah rumah pabrik pemrosesan minyak terbesar di dunia, dan Khurais berisi ladang minyak terbesar kedua Arab Saudi.

Kebakaran berhasil dikendalikan dengan cepat, dan belum ada korban yang dilaporkan.

Pejuang Houthi sebelumnya juga telah melancarkan serangan di perbatasan, menghantam ladang minyak Shaybah dengan drone bulan lalu dan dua stasiun pompa minyak pada bulan Mei. Kedua serangan itu menyebabkan kebakaran tetapi tidak mengganggu produksi. 

Houthi dianggap sebagai pasukan proksi Iran, namun Iran telah membantah memasok senjata ke kelompok itu, meskipun PBB dan negara-negara Arab dan Barat mengatakan Teheran melakukannya.

TAG

BERITA TERKAIT