Jumat, 13 September 2019 15:02
Editor : Andi Chaerul Fadli

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polsek Manggala masih melakukan pengajaran terhadap pelaku penculikan bocah 9 tahun di Makassar.

 

Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut berhasil melarikan diri setelah anak tersebut kabur dari rumah kosong tempat ia dititip di Jalan Cokonuri Dalam.

"Pelakunya masih kita kejar, identitasnya juga belum kita ketahui. Namun sampai saat ini yang kita ketahui pelakunya satu orang dia yang jemput pelaku di rumahnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin kepada Rakyatku.Com.

Katanya, pelaku melarikan diri setelah korban berhasil kabur dari rumah kosong tempat korban dititip. Saat itu korban kabur dari rumah itu meminta tolong di rumah warga saat pelaku keluar untuk beli minuman.

 

"Kemarin waktu korban kabur dari rumah kosong itu meminta tolong di warga pelaku juga langsung melarikan diri, jadi saat ini kita masih mengejar pelaku, karena korban juga tidak mengetahui identitas pelaku," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang bocah berinisial ASH (9) diculik oleh orang yang tak dikenal pada hari Kamis (12/9/2019). Beruntung korban berhasil lari setelah tiga jam dibawa kabur para penculik.

Kapolsek Rappocini Kompol Edhy Supriyadi mengatakan, korban berhasil diamankan oleh anggota Polsek Rappocini setelah korban yang baru duduk di bangku kelas 4 SD berhasil kabur.

"Korban berhasil melarikan diri ke rumah salah satu warga di dekat rumah kosong tempat korban dititip oleh pelaku penculik," ujar Kapolsek Rappocini Kompol Edhy Supriyadi, kepada Rakyatku.Com.

Kompol Edhy Supriyadi menceritakan awal kejadiannya. Katanya awalnya korban dijemput oleh orang tidak dikenal di dekat rumahnya di perumnas Antang Jalan Manggala raya 5.

"Pelaku sendirian  memakai helm dan penutup mulut menggunakan jaket hitam mengendarai sepeda motor. Namun korban tidak bisa identifikasi pelaku," paparnya.

Pelaku mengatakan kepada korban bahwa ia diperintah bapak korban untuk mengambil tas di kantornya. Setelah itu korban dipaksa naik ke motor pelaku sambil korban menangis.

"Di Jalan Nipa-nipa korban diturunkan dari motor kemudian dinaikkan di atas mobil pick up warna hitam yang dipasangi  tenda biru," katanya.

Di atas bak mobil sudah ada lima orang pria tidak dikenal oleh korban. Satu dari pelaku menampar korban karena tidak berhenti menangis dan meminta untuk dibawa pulang ke rumahnya.

"Setelah itu korban  diturunkan di atas jembatan Jalan Borong dan jemput kembali oleh pelaku awal yang mengendarai motor. Korban kemudian dibawa ke sebuah rumah kosong di Jalan Cokonuri dalam," ucapnya.

Ia menambahkan, setelah pelaku keluar, korban memanfaatkan dengan melarikan diri dengan pergi ke rumah warga samping rumah kosong minta tolong. "Personil polsek rappocini Aiptu Syahrir bhabinkamtibmas kel. Gunungsari dan bripka Abd. Hafid piket reskrim kemudian menjemput korban di Jalan Cokonuri dalam," jelasnya

TAG

BERITA TERKAIT