Senin, 09 September 2019 13:39
Lin menikahi jasad kekasihnya yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas.
Editor : Mays

RAKYATKU.COM, TAIWAN - Cinta sejati tidak pernah mati.

 

Pada 22 Agustus, seorang pengemudi van bertabrakan dengan seorang pengendara sepeda motor wanita berusia 32 tahun di Taipei, Taiwan. Kecelakaan tragis tersebut, membuat wanita itu kritis. Dia dilarikan ke rumah sakit.

Ketika dia dirawat di rumah sakit, pacarnya, yang dikenal sebagai Lin, telah pasrah, bahwa peluang sang kekasih untuk bertahan hidup sangat kecil. Meskipun demikian, ia dan keluarga korban mengharapkan keajaiban.

Lin ingin menikahi gadis impiannya itu. Dia lalu membeli cincin kawin, meskipun kondisi sang pacar belum diketahui.

 

Sayangnya, cedera yang diderita sang pacar terlalu parah, dan dia dinyatakan meninggal setelah tiga hari dirawat. 

Meskipun hancur oleh kesedihan, keluarganya memutuskan untuk menyumbangkan 12 organnya, termasuk jantung, hati, kornea, kulit dan pembuluh darah. 

Menurut China Press, ibu korban menangis sambil berkata,

"Jika dia sudah sekarat, dia akan meninggalkan dunia. Peluang ini bisa menyelamatkan banyak orang. Organ-organ akan diberikan kepada mereka yang membutuhkannya dan banyak orang akan menyukainya. ”

Sebelum memutuskan untuk mencabut selang bantuan seumur hidup guna menyumbangkan organ-organnya, keluarga almarhum memberi pacarnya kesempatan terakhir untuk mengucapkan selamat tinggal.

Lin mengenakan baju merah yang cocok dengan pengantennya dan mendekati tempat tidur rumah sakit, dengan cincin kawin yang dibelinya. Dia kemudian menyelipkan cincin kawin ke jari manis istrinya dan berkata, "Kita akhirnya bisa menikah."

Kerabat dan teman yang hadir untuk acara tersebut, tersentuh oleh kesedihan dari tempat kejadian.

TAG

BERITA TERKAIT