Sabtu, 07 September 2019 12:34
Kepala Seksi Intelijen dan Humas Kejaksaan Negeri Barru, Erwin bersama istri.
Editor : Ibnu Kasir Amahoru

RAKYATKU.COM, BARRU - Kepala Seksi Intelijen dan Humas Kejaksaan Negeri Barru, Erwin (37) sudah hampir 10 tahun bertugas di Kabupaten Barru.

 

Pria kelahiran Kotabaru, Kalimantan Selatan 6 November 1981 ini sebelumnya mengawali karir sebagai pegawai Adhyaksa tahun 2006. Ia ditempatkan di Kabupaten Jeneponto.

Pada tahun 2009, bapak tiga anak ini lalu melanjutkan pendidikan dan pelatihan sebagai calon jaksa di Jakarta selama enam bulan.

Setelah lulus, suami dari Nur Asma tersebut kemudian ditempatkan sebagai jaksa fungsional bidang intelijen di Kabupaten Barru.

 

Di Kejari Barru, karir Erwin kian cemerlang. Berkat kerja keras dan sikap disiplin, bungsu dari tiga bersaudara ini lalu dipromosikan menjabat Kepala Seksi Intelijen pada tahun 2015 hingga sekarang. Tak heran, semua sumber informasi kehumasan Kejari Barru melalui dirinya.

Selama bertugas di Barru, pria yang dikenal ramah dengan semua orang ini telah menangani berbagai macam kasus kriminal, baik kasus ringan hingga kasus kelas kakap.

Tiga kasus populer di Kabupaten Barru pernah Ia tangani antara lain, kasus dadar racun yang pernah heboh pada tahun 2010. Pada saat itu ia selaku jaksa peneliti.

Selanjutnya menangani kasus pembunuhan mutilasi penggal kepala tahun 2018. Ketika itu Ia selaku jaksa penuntut umum.

Kasus ketiga di tahun yang sama, selaku jaksa penuntut umum, Erwin menangani perkara korupsi mantan Bupati Barru, Andi Idris Syukur.

Bagi Erwin, setiap pekerjaan itu haruslah dihadapi dengan senyuman. Motivasi ini tak terlepas dari ajaran orang tuanya yang selalu ia pegang.

"Kalau jadi jaksa, gunakan hati nurani," demikian pesan ayah Erwin yang terus membekas dihatinya.

Berikut profil lengkap Erwin, Kasi Intelijen Kejari Barru:

Nama: Erwin
Lahir: Kotabaru 6 November 1981
Jabatan: Kasi Intelijen/ Ketua Tim TP4D/ Humas Kejari Barru
Pangkat/golongan: Jaksa muda/ IIID
Hobi: Olahraga
Nama orang tua: Ayah; H. Samma, ibu; Almh Hj. Kamlah
Nama istri: Nur Asma (PNS/Guru)

Nama anak: 
1. Adikatul Jannah (SD)
2.  Afiqah Anis (SD)
3. Zikri sidan (Balita)

Riwayat Pendidikan:
-SDN 1 Dirgahayu Kotabaru, Kalimantan Selatan
-SMPN 2 Kotabaru, Kalimantan Selatan
-SMAN 1 Kotabaru, Kalimantan Selatan
-S1 Hukum, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulsel (2005)
-Sementara menjalani S2 Magister Hukum, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulsel.

TAG

BERITA TERKAIT