RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Keputusan mengejutkan di ambil manajemen PSM Makassar pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2019. Mereka meminang kembali gelandang naturalisasi berdarah Belanda, Raphael Maitimo.
Padahal, masih segar dalam ingatan saat mantan gelandang Timnas Indonesia itu memilih kabur dari PSM pada medio 2017 lalu. Saat itu, Maitimo hampir membela PSM di Liga 1. Tetapi, sebelum liga bergulir, dia memutuskan hengkang dan bergabung ke Persib Bandung.
Padahal, pemain berusia 35 tahun itu sempat memperkuat PSM di Piala Presiden 2017. Selama sebulan bergabung dengan PSM kala itu, Maitimo dikabarkan tidak cocok dengan keputusan Robert Rene Alberts (pelatih PSM saat itu), yang menempatkannya pada posisi yang tidak diinginkannya. Dia pun memilih hengkang bersama Arthur Irawan.
"Dua tahun lalu saya datang di PSM, sayangnya kebersamaan itu hanya satu bulan saja karena dibalik itu ada sebuah masalah. Saya mau menyampaikan sedikit soal ini," kata Maitimo memberikan penjelasan.
Saat itu, katanya , dirinya diteror oleh pencinta dan suporter PSM hampir sebulan lamanya pasca memilih hengkang ke Persib.
"Saya diteror di sosial media selama satu bulan pada waktu itu. Banyak berita palsu dan berita bohong yang beredar. Saya tak perlu menjelaskan secara detail, tapi saya tahu ini (berita) datangnya dari mana," tambahnya.
Saat ini, kata Maitimo dirinya bersyukur dapat diterima kembali oleh suporter PSM. Dirinya pun merasa lega, sebab mayoritas pencinta PSM sudah mengetahui sumber berita yang berisi tuduhan-tuduhan negatif kepadanya saat itu.
"Saya sangat bahagia ketika semua orang tahu (berita) ini dari mana. Saat ini adalah waktu untuk membersihkan nama saya," tegasnya.
Maitimo pun kembali menegaskan jika dirinya sama sekali tak pernah berniat menyakiti PSM dan seluruh suporter saat itu.
"Dua tahun lalu saya datang kesini dan sekarang saya datang lagi. Saya tidak pernah punya niat buruk untuk tim ini sebelumnya maupun sekarang. Sekali lagi, terima kasih (pengertiannya)," demikian Maitimo.