Rabu, 21 Agustus 2019 15:55
Editor : Andi Chaerul Fadli

RAKYATKU.COM - Seorang ibu muda yang menyembunyikan operasi pembesaran payudaranya dari keluarganya meninggal di meja operasi. Perempuan bernama Yang Xue itu dilaporkan mulai mengalami pendarahan dari mata, hidung, mulut dan telinga, serta lehernya dipenuhi bekas jarum.

 

Sejak kejadian itu ahli bedah di Rumah Sakit Bedah Plastik Wanhe di Kota Nanyang, di Provinsi Henan, Tiongkok Tengah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk melakukan operasi, dikutip dari Mirror Online, Rabu (21/8/2019).

Ibu dari anak laki-laki kembar berusia dua tahun itu meninggal pada 18 Agustus. Sementara suaminya mengatakan dia tidak tahu istrinya akan menjalani operasi.

Menurut laporan, dia pergi untuk kedua kalinya, setelah dia sebelumnya melakukan operasi payudara dari klinik tanpa sepengetahuan suaminya dua bulan sebelumnya.

 

Klinik itu sekarang telah ditutup sebelum penyelidikan resmi di tengah klaim bahwa petugas medis di sana tidak memenuhi syarat.

Pasangan Yang, Zhang berkata: "Dia pergi jam 10 pagi (pada tanggal 18 Agustus). Kami mengetahui tentang kejadian itu pada jam 5:35 sore."

"Mereka memberi tahu kami bahwa mereka masih berusaha untuk menghidupkannya kembali, tetapi petugas medis sudah tiba dan menyatakan dia sudah meninggal."

"Istri saya berdarah dari mata, hidung, mulut dan telinganya. Lehernya dipenuhi bekas jarum.

"Aku bahkan tidak tahu dia akan dioperasi. Tidak ada yang ditandatangani. Mereka menunjukkan kepadaku tanda tangan, tapi itu jelas palsu. Itu jelas tidak ditandatangani oleh istriku."

"Klinik telah ditutup dan petugas sedang menyelidiki. Mereka menanyai dua dokter dan seorang perawat."

Zhang mengklaim bahwa dokter klinik tidak memenuhi syarat untuk melakukan operasi, dan bisnis kosmetik tidak diperlengkapi untuk menangani komplikasi medis.

Pihak berwenang setempat telah menutup klinik untuk penyelidikan, dan para pejabat telah membuka penyelidikan atas kasus ini; namun, baik polisi maupun juru bicara pemerintah tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang kematian Yang.

Karena itu, tidak jelas apa yang sebenarnya salah selama operasi.

Ibu Ms. Yang mengungkapkan kepada media setempat bahwa ia hanya tahu putrinya kembali ke klinik pada hari dioperasi.

Dia memperhatikan Yang meninggalkan rumah tanpa sarapan dan meneleponnya sekitar tengah hari.

Ms Yang dilaporkan mengatakan kepada ibunya: "Saya sedang melakukan beberapa pekerjaan perbaikan untuk operasi saya sebelumnya. Dokter mengatakan saya tidak bisa makan apa pun sebelum operasi saya."

Ibunya berkata dia bertanya ketika dia kembali ke rumah, yang dijawab oleh Yang: "Saya tidak yakin," dan meletakkan telepon.

Investigasi sedang berlangsung.

TAG

BERITA TERKAIT