Kamis, 08 Agustus 2019 09:08
Ilustrasi.
Editor : Ibnu Kasir Amahoru

RAKYATKU.COM - Perbuatan pria inisial SP sungguh bejat. Pria berusia 45 tahun ini rupanya sudah dua kali menghamili putri semata wayangnya.

 

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yuni mengatakan, aksi rudapaksa itu selalu dilakukan tersangka dalam kondisi mabuk.

Ruth pun sempat menginterogasi SP saat dihadirkan dalam rilis kasus pemerkosaan di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (7/8/2019) kemarin.

"Kata anakmu (korban) sampai hamil dua kali. Tapi kamu hanya mengaku memperkosa baru empat kali," kata dengan nada tinggi saat mengintrogasi SP.

 

Dia mengatakan, aksi lucah itu kepada sang anaknya itu dilakukan SP di depan istrinya. Tiap kali beraksi cabul, sang istri hanya bisa menangis sambil meronta-ronta meminta suaminya untuk berhenti. 

Namun karena terpengaruh alkohol, SP pun menyakiti istrinya agar tak mencoba menghentikan aksi bejat ke anak semata wayangnya.

"Istri pelaku sudah meninggal. Pelaku ini melakukan aksi bejat ke anaknya sejak umur 14 tahun sampai umur 17 tahun," kata dia.

Bahkan, sang anak pernah menggugurkan dari hasil perbuatan cabul sang ayah. Aksi menggugurkan itu terpaksa dilakukan atas permintaan SP.

"Korban ini hamil dua kali dan yang pertama digugurkan lantaran ketahuan ayahnya," bebernya dilansir Beritajatim.

Sementara SP, lelaki bejat yang menghamili anaknya ini hanya bisa mengaku salah dan pasrah. 

Meski mengaku menyesal, tersangka kini harus mendekam dipenjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Maaf saya khilaf dan enggak sadar melakukannya (memperkosa anak kandung), saya mengaku salah," ungkap SP.

TAG

BERITA TERKAIT