RAKYATKU.COM - Kelangkaan LPG di Kota Makassar menjelang perayaan Idul Adha cukup meresahkan masyarakat. Atas kejadian ini, anggota DPRD Makassar mengingatkan pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Kelangkaan LPG sudah dua kali setahun ini dan kita harap tak boleh terjadi karena ini menjadi beban bagi warga. Terutama bagi masyarakat menengah ke bawa," ujar legislator Makassar dari Partai NasDem, Mario David, Senin (5/8/2019).
Pihak Pertamina, kata dia, mesti mengambil sikap tegas terhadap agen yang menyebabkan kelangkaan LPG.
"Kalau ada oknum distributor yang bermain harus ditindak tegas. Jika ada yang memainkan harga atau menimbun dari pertamina harus diputus kerjasamanya. Pertamina harus ambil tindakan tegas dengan mitra kerja mereka," tambahnya.
Tak hanya pertamina, pihak pemerintah kota Makassar juga memiliki kewajiban dengan kondisi yang terjadi di Masyarakat. Dinas perdagangan Kota Makassar disebut sebagai pihak yang paling bertanggungjawab dalam melakukan kontrol penjualan atau peredaran LPG.
"Mereka yang punya kewenangan untuk mencabut izin usaha jika terjadi pelanggaran. Ini bisa diintervensi oleh Pemkot. Kita dorong agar jangan sampai kebutuhan urgen seperti ini bermasalah (langkah). Kita mendorong agar mereka lebih serius untuk menyelesaikan persoalan ini," tambahnya lagi.