Kamis, 04 Juli 2019 14:16
Mardani Ali Sera. Ist
Editor : Ibnu Kasir Amahoru

RAKYATKU.COM - Seruan tagar #KamiOposisi di media sosial mencuat setelah digagas oleh politikus PKS, Mardani Ali Sera. 

 

Terkait hal itu, Sekjen Nasdem Johnny G. Plate menyatakan tagar tersebut tidak penting. Ia menganggap pembuatan tagar Mardani merupakan hak demokrasinya. 

Sehingga kata Johnny, ia tidak mempermasalahkam jika Mardani mau membuat tagar sebanyak apapun semisal #2019GantiPresiden hingga yang terbaru #KamiOposisi.

"Enggak penting, kalau mau PKS bikin tagarnya sendiri, silahkan. Kita tidak ada urusan dengan tagar-tagar mereka," kata Johnny, Kamis (4/7/2019).

 

Johnny kemudian menyindir Mardani melalui gerakan #2019GantiPresiden yang sebelumnya mencuat namun kemudian diharamkan kembali oleh dirinya.

"Politik ini tidak sesederhana politik tagar, nanti bikin tagar, cabut tagar. Bikin tagar bubarin tagar, rusak masyarakat," ujarnya.

Setelah tagar #2019GantiPresiden lenyap, kini muncul tagar baru pascapenetapan pemenang Pilpres 2019 Jokowi dan Maruf Amin oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tagar itu: #KamiOposisi.

Penggagas tagar tersebut lagi-lagi Mardani Ali Sera. Dia menyerukan penggunaan tagar #KamiOposisi melalui akun Twitter miliknya, @MardaniAliSera. "Semangat mencintai negeri," cuit Mardani.

Dalam cuitan berikutnya, Mardani Ali Sera mengaku sudah mengontak Sang Alang untuk menciptakan lagu berjudul #KamiOposisi.

"Sudah kontak-kontakan dengan musisi keren @SangAlang_107, Insya Allah beliau siap ciptakan lagu #KamiOposisi," bebernya.

Tagar dan gerakan yang digalang oleh Mardani Ali Sera seolah kian menguatkan sinyal bahwa PKS bakal berdiri di sisi berseberangan dengan pemerintah Jokowi - Maruf Amin alias oposisi.

TAG

BERITA TERKAIT