Rabu, 03 Juli 2019 01:30
Ilustrasi
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Ungkapan Galih Ginanjar yang menyebut kata 'Ikan Asin' saat ditanya tentang hubungan intimnya bersama mantan istri, Fairuz A. Rafiq menjadi sorotan. Saat itu, Galih juga membandingkan dengan istri barunya, Barbie Kumalasari.

 

Berbicara mengenai aroma Miss V, benarkah hal ini hanya bisa didapatkan dengan usaha mahal? dr. Gaby Syerly, pemilik Youth & Beauty Clinic, mengungkapkan hal sebaliknya.

Menurutnya, jika area kewanitaan dijaga kebersihannya dan dibersihkan dengan cara yang tepat, seharusnya tidak akan menimbulkan aroma tak sedap.

"Kalau hygiene-nya kita jaga, otomatis baunya juga tidak akan aneh-aneh. Menurut saya ngga perlu ya menambahkan perawatan untuk mengharumkan seperti ratus, asal hygiene-nya terjaga, kelembaban terjaga, pH-nya terjaga," ungkapnya.

 

Lebih lanjut dr. Gaby menjelaskan, saat aroma Miss V berbau, biasanya ada beberapa hal yang terjadi. Mulai dari adanya jamur yang menyebabkan infeksi, kondisi Miss V dalam keadaan lembab atau pun memiliki penyakit infeksi menular seksual.

Dia mengatakan, Miss V memang memiliki pH yang cukup asam. Bila pH Miss V tidak seimbang, maka bakteri jahat berpotensi berkembang biak di dalam Miss V dan menyebabkan infeksi.

"Kalau kita ngga tepat membersihkannya, bisa menyebabkan keputihan yang tidak normal, warnanya berubah jadi sekali bisa sampai ke hijau, gatal, bau nya sudah tidak enak, itu biasanya sudah ke arah infeksi," jelas dia dikutip dari suara.com.

Selain itu, biasa kaum Hawa kerap menggunakan panty liner yang membuat area di bagian sensitif menjadi lebih lembab. Jika tidak sering diganti, hal ini juga akan menimbulkan aroma tak sedap karena bakteri lebih mudah berkembang biak dalam kondisi yang lembab.

Sama halnya dengan penggunaan celana dalam yang basah. Karena itu, dr. Gaby menyarankan agar selalu mengeringkan area Miss V setelah membersihkannya dengan air.

"Memang untuk mengharumkan jarang ada perawatannya, tapi kalau untuk mencerahkan atau mengencangkan itu banyak teknologinya," tutup dia.

TAG

BERITA TERKAIT