RAKYATKU.COM - Sebuah mobil penuh dengan tabung gas yang sangat mudah terbakar di bagasi menabrak gerbang keamanan Kedutaan Besar AS di Seoul hanya beberapa hari sebelum kunjungan Donald Trump.
Tampaknya mobil tersebut berbelok tiba-tiba, menurut polisi dan sengaja menabrak ke gerbang logam kedutaan yang dijaga oleh Marinir AS, dikutip dari Mirror Online, Rabu (26/6/2019).
Sebuah kotak kardus berisi hampir 30 tabung gas butana ditemukan di bagasi. Pengemudi yang diduga, seorang pria berusia 40 tahun, ditangkap di tempat kejadian setelah kecelakaan di ibukota Korea Selatan tepat sebelum pukul 18:00, kemarin.
Polisi belum mengomentari kemungkinan motif insiden tersebut. Pengemudi itu berasal dari kota Busan dan mobilnya sewaan.
Bagian depan mobil itu kusut dan airbagnya keluar ketika ia masuk ke gerbang. Gerbang kedutaan AS juga mengalami sedikit kerusakan.
Tidak ada yang terluka dalam insiden itu, yang terjadi di sebuah distrik yang menjadi rumah bagi sejumlah kedutaan, termasuk dari Inggris, Irlandia, Kanada, dan Australia.
Sopir itu ditangkap karena dicurigai merusak properti ketika polisi terus menyelidiki kemungkinan motif.
Polisi tidak mengatakan apakah insiden itu diperlakukan sebagai upaya serangan.
Trump akan tiba di Seoul pada hari Sabtu untuk menghadiri KTT dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.
Pasangan itu akan bertemu pada hari Minggu, dan juru bicara Moon mengatakan tidak ada rencana untuk mengadakan pembicaraan trilateral dengan diktator Korea Utara Kim Jong-un.
Presiden AS telah mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi zona demiliterisasi yang dijaga ketat, yang memecah Korea Utara dan Selatan, selama perhentian dua harinya.
Dia pertama akan menghadiri KTT G20 di Jepang.