RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Mahar pernikahan yang terbilang sangat tinggi masih marak terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini teranyar di Kampung Tanatoa, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Rakyatku.com yang menghubungi orang tua mempelai laki laki, Mansur Dg Tompo mengatakan, anaknya menikahi warga Kampung Balang Pasui, Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara.
Pengantin mempelai wanita itu bernama Hastuti anak dari pasangan Ismail Daeng Rapi-Mariati dia seorang pedagang emas.
"Jadi calon besanku itu pedagang emas. Orang tuanya Hajjah Hastuti," kata Daeng Tompo, Sabtu (22/6/2019) malam.
Untuk mahar pernikahannya, Daeng Tompo menyiapkan emas 200 gram, uang tunai Rp500 juta, kuda satu ekor, mobil, tanah 1 Hektar dan beras 1 ton.
"Keduanya ini sudah lama pacaran. Ia melangsungkan pernikahannya di bulan Ramadan lalu, hanya saja baru digelar pesta pernikahannya," kata dia.
Mempelai laki-laki itu juga bukan orang biasa di Kampung Tanatoa. Dia seorang pengusaha sukses dan merupakan orang terhormat di kampung itu.
Warga setempat, Ismail menambahkan, mempelai laki-laki tersebut masih sepupu dengan mantan wakil bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu yang sekarang anggota DPRD Sulsel terpilih.
"Prosesi pernikahan kedua mempelai berjalan dengan baik, namun sempat heboh maharnya. Ini sepupunya mantan Wabup Jeneponto, Mulyadi Mustamu Karaeng Tinggi," kata Ismail.