RAKYATKU.COM - Populasi global dapat meningkat lebih dari tiga miliar jiwa sebelum akhir abad ini, menurut laporan baru PBB.
Menurut Divisi Populasi PBB, populasi dunia akan membengkak menjadi 10,9 miliar orang pada tahun 2100. Populasi dunia saat ini berjumlah sekitar 7,7 miliar.
Meskipun perkiraan ini mengejutkan, namun sebenatnya lebih rendah dari yang diperkirakan dua tahun lalu. Pada tahun 2017, PBB memperkirakan dunia akan mencapai 11,2 miliar orang pada tahun 2100.
Menurut laporan itu, pada tahun 2030, diperkirakan ada 8,5 miliar orang di dunia. Jumlahnya akan meningkat menjadi 9,7 miliar pada tahun 2050, dan 10,9 miliar pada tahun 2100.
Dan, sebagian besar pertumbuhan ini akan datang hanya dari segelintir negara.
Menurut PBB, peningkatan populasi terbesar dalam tiga dekade mendatang akan terjadi di India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Republik Tanzania, Indonesia, Mesir, dan Amerika Serikat.
Di sisi lain, beberapa negara lain akan mengalami penurunan populasi karena jumlah warga lanjut usia lebih banyak daripada tingkat kelahiran.
Populasi China diperkirakan menyusut 2,2 persen, atau sekitar 31,4 juta pada tahun 2050.
Sementara itu, Lithuania dan Bulgaria diperkirakan akan melihat penurunan terbesar. Di wilayah ini, populasinya mungkin akan menyusut 23 persen.
Prediksi terbaru ini menggabungkan 1.690 sensus populasi yang dilakukan antara tahun 1950 hingga 2018. Ini juga mencakup informasi tentang kelahiran dan kematian dari 163 negara.