Minggu, 16 Juni 2019 09:54
Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Arab Saudi menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak di sepanjang rute pengiriman utama di Teluk.

 

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman mengatakan bahwa negaranya tidak akan ragu untuk mengatasi ancaman.

"Kami tidak ingin perang di wilayah ini ... tetapi kami tidak akan ragu untuk menghadapi ancaman terhadap rakyat kami, kedaulatan kami, integritas wilayah kami dan kepentingan vital kami," kata Pangeran bin Salman kepada surat kabar Asharq al-Awsat.

"Rezim Iran tidak menghormati kunjungan perdana menteri Jepang ke Teheran," tambahnya.

 

"Ketika dia ada di sana, [mereka] menjawab upayanya dengan menyerang dua tanker, salah satunya adalah milik Jepang."

Serengan yang dimaksud terjadi pada hari Kamis di Teluk Oman. Itu terjadi sebulan setelah empat kapal lainnya menjadi sasaran di lepas pantai Uni Emirat Arab.

Selain Arab Saudi, Amerika Serikat dan Inggris juga telah menuduh Iran bertanggungjawab atas serangan pada hari Kamis.

Namun Iran menyangkal tuduhan serangan tersebut. Mereka mengatakan bahwa serangan itu dilakukan oleh seseorang yang ingin menggagalkan hubungan Iran dengan komunitas internasional.

Pada hari Sabtu, kepala asosiasi pelayaran internasional terbesar di dunia mengatakan beberapa perusahaan telah memerintahkan kapal mereka untuk tidak memasuki Selat Hormuz dan Teluk Oman sebagai akibat dari serangan itu.

TAG

BERITA TERKAIT