RAKYATKU.COM - Gambar asli yang digunakan untuk sampul pertama "Tintin" yang diterbitkan tahun 1930 terjual $1,12 juta (Rp15,9 miliar) dalam lelang di Dallas. Identitas penjual dan pembeli belum dirilis.
Ilustrasi itu dibuat oleh Tintin Herge (nama samaran kartunis Belgia Georges Remi). Itu menunjukkan seorang reporter muda duduk di atas tunggul pohon dan mengukir baling-baling darurat untuk pesawatnya yang rusak dalam pendaratan kasar di suatu tempat di Uni Soviet.
Anjingnya yang setia, Snowy duduk di depannya. Hewan itu dibalut dari ekor ke hidung.
Pada tahun 1929, Herge, yang berusia 22 tahun, menceritakan kisah jurnalis muda di halaman Le Petit Vingtieme di harian Belgia Le Vingtieme Siecle.
Namun cerita-cerita Tintin sangat populer sehingga Le Petit Vingtieme menerbitkannya dalam buku, dan pada 13 Februari 1930, Tintin membuat sampulnya.
Hanya beberapa bulan kemudian, buku pertama "Tintin di Tanah Soviet" diterbitkan. Lebih dari 200 juta buku Tintin kini telah terjual di seluruh dunia, dan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 70 bahasa.
Sebagian besar ilustrasi sampul Tintin lama dipajang di museum Herge di kota Belgia, Louvain-la-Neuve.
Gambar yang dijual pada hari Sabtu ditandatangani oleh Herge. Seorang juru bicara Heritage Auctions mengatakan kepada AFP bahwa ilustrasi itu adalah salah satu ilustrasi sampul langka yang ditandatangani oleh Herge, serta yang tertua.
Tintin Herge meninggal pada tahun 1983.