Sabtu, 08 Juni 2019 13:08
Presiden AS Donald Trump
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Pemerintah Donald Trump tidak akan memberlakukan tarif perdagangan pada Meksiko, setelah kedua negara mencapai kesepakatan terkait migran.

 

Dalam serangkaian tweet, Trump mengatakan bahwa tarif yang rencananya akan diterapkan pada hari Senin, akan "ditangguhkan tanpa batas waktu".

Sebelumnya, dia telah mengancam untuk menerapkan bea impor 5 persen, kecuali jika Meksiko menghentikan aliran migran yang tiba di perbatasan selatan AS.

Kesepakatan itu juga dikonfirmasi dalam tweet oleh Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard.

 

Dalam deklarasi bersama, kedua negara mengatakan bahwa Meksiko akan mengambil langkah untuk mengekang migrasi tidak teratur dan perdagangan manusia.

Di bawah kesepakatan itu, Meksiko akan mengerahkan Pengawal Nasionalnya ke seluruh negara, dengan prioritas di sepanjang perbatasan AS-Meksiko, mulai Senin.

AS juga akan memperluas program pemulangan para pencari ke Meksiko, sementara mereka menunggu tinjauan hukum atas kasus mereka.

Kesepakatan dicapai pada akhir tiga hari negosiasi, di mana Washington menuntut tindakan keras terhadap migran Amerika Tengah.

Menurut Perlindungan Perbatasan AS, migran yang ditangkap di perbatasan telah melonjak pada bulan Mei, dengan jumlah 132.887 orang. Dari jumlah itu, 84.542 adalah keluarga dan 11.507 anak tanpa pendamping.

Penangkapan itu merupakan yang tertinggi sejak Trump menjabat.

TAG

BERITA TERKAIT