Sabtu, 08 Juni 2019 10:10
Foto: La Patilla
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Serangkaian foto yang menunjukkan imigran Venezuela dirantai di kursinya di sebuah restoran di Peru telah memicu kontroversi.

 

Foto-foto mengejutkan itu awalnya diposting di Twitter oleh seorang jurnalis Venezuela bernama Luis Martinez, yang menulis untuk La Patilla.

Diduga bahwa Martinez mendapatkan foto-foto itu dari seorang warga Venezuela yang melarikan diri ke Peru akibat kekacauan politik dan sosial di negaranya.

Martinez mengklaim bahwa pria itu memoto dirinya sendiri setelah dirantai ke kursinya, tetapi meminta agar wajahnya buram karena takut.

 

La Patilla menggambarkan foto-foto itu sebagai bukti xenophobia dan diskriminasi terhadap emigran Venezuela yang telah meninggalkan negara mereka.

Dikatakan bahwa pemilik restoran ingin memastikan orang itu membayar sebelum pergi. Jadi dia merantainya sampai tagihan dibayarkan.

Namun banyak pembaca mengecam La Patilla karena menuduhnya memposting "berita palsu" hanya untuk mendapatkan klik. 

Namun, Martinez mengatakan bahwa pria itu tidak tahu dia akan dirantai ke kursinya, sebelum seseorang membawa rantai, dan bahwa dia hanya mengambil foto sebagai bukti, lalu pergi tanpa makan. Dia juga mengkonfirmasi bahwa informasi itu sah.

"Saya menawarkan lebih banyak informasi, karena orang-orang tertentu telah menyatakan keraguan tentang kebenaran berita," tulis Martinez.

“Nama orang di foto itu tetap anonim karena takut akan pembalasan. Dia mengklaim tidak tahu apa yang akan terjadi sampai dia duduk. Dia hanya mengambil foto dan pergi, dia bahkan tidak bisa makan. Dia bilang dia menyimpan nama restoran itu karena dia ingin mengajukan keluhan tentang itu."

Namun foto-foto itu telah dihapus di Twitter, meski artikel yang diposting di situs web La Patilla masih dapat diakses.

TAG

BERITA TERKAIT