RAKYATKU.COM - Sebuah pesawat AS yang terbang di wilayah udara internasional, di atas Laut Mediterania dicegat tiga kali oleh jet tempur Rusia. Menurut Armada ke-6 AS, hal itu terjadi hanya dalam waktu tiga jam pada hari Selasa (04/06/2019).
"Pada 4 Juni 2019, sebuah pesawat Poseidon P-8A AS yang terbang di wilayah udara internasional di atas Laut Mediterania dicegat oleh SU-35 Rusia tiga kali selama 175 menit," kata Armada ke-6 dalam sebuah pernyataan, dikutip CNN.
Menurut pernyataan itu, interaksi kedua dianggap tidak aman oleh AS karena SU-35 Rusia melintas dengan kecepatan tinggi tepat di depan pesawat Poseidon P-8A AS.
"Interaksi kedua dari tiga tidak aman karena pesawat Rusia melakukan lintasan kecepatan tinggi langsung di depan pesawat misi, yang membahayakan pilot dan kru kami," katanya.
"Pesawat Amerika mempertahankan standar internasional dan tidak memprovokasi aktivitas Rusia ini," tambah pernyataan itu.
"Ketika pesawat Rusia beroperasi di wilayah udara internasional, interaksi ini tidak bertanggung jawab. Kami berharap mereka berperilaku sesuai standar internasional yang ditetapkan untuk memastikan keselamatan dan mencegah insiden."
Pada hari Rabu, militer Rusia membantah tuduhan Angkatan Laut AS, dan menyebut penerbangan yang dicegat "tidak aman".
"Semua penerbangan pesawat Rusia dilakukan sesuai dengan aturan internasional untuk penggunaan wilayah udara," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Tidak ada pertanyaan atau keluhan dari pusat deklarasi penerbangan Amerika di Suriah kepada komando Rusia."
Pencegatan terbaru ini terjadi di tengah ketegangan dengan Rusia dalam berbagai masalah geopolitik dan beberapa minggu setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kota Sochi di mana ia memperingatkan Rusia tentang ikut campur dalam pemilihan AS.
Interaksi itu juga hanya beberapa minggu setelah jet siluman F-22 AS mencegat empat pembom Rusia dan dua jet tempur SU-35 Rusia di wilayah udara internasional di lepas pantai Alaska.