RAKYATKU.COM - Ratusan Pedagang Asongan Kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sampaikan aspirasi ke DPRD Makassar terkait pembatasan aktivitas mereka di sekitar pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Rabu (6/3/2019).
Mengenai pembatasan tersebut, Amran selaku koordinator aksi merasa dirugikan karena dirinya bersama-bersama kawan Pedagang Asongan tidak bisa menjajakan dagangan bila hal demikian terus berlanjut.
“Sudah dua bulan, kami dilarang berdagang di area pelabuhan, padahal kami juga membayar," kata Amran.
Amran menjelaskan, dengan adanya aturan tersebut, kelangsungan hidup pedagang asongan terancam. Bagaimana tidak, untuk menutupi kehipan sehari-hari kini menjadi berat.
"Karena itu kebutuhan kami terganggu, mulai dari kebutuhan makanan sampai pada pendidikan anak-anak. Kami harap anggota dewan kami, bisa menengahi masalah ini,” ungkapnya.