Rabu, 29 Mei 2019 16:41
Prabowo Subianto
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto diketahui hanya satu jam di Dubai. Ketua Umum Partai Gerindra itu diketahui telah terbang ke Wina, Austria.

 

Hal itu dibenarkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Rabu (29/5/2019). Dia mengatakan, Prabowo ke Austria untuk keperluan bisnis.

Data rute penerbangan Prabowo dan rombongan beredar di media sosial. Termasuk data manifes jet pribadi yang ditumpangi Prabowo.

Prabowo disebut berada di Dubai selama sekitar satu jam, lalu berlanjut ke Wina dan tiba di sana pada pukul 07.13 waktu setempat.

 

Perjalanan ke Austria ini diawali Prabowo pada Selasa pagi (28/5/2019). Eks Danjen Kopassus itu lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 08.14 WIB. 

Ada sejumlah nama yang ikut dalam penerbangan itu. Yakni asisten pribadi Prabowo, Tedy Arman, Yuriko Fransiska Karundeng, dan Gibrael Habel Karapang; Mikhail Davydov dan Amzhelika Butaeva, yang merupakan warga negara Rusia; Justin, warga negara Amerika Serikat; serta Mischa Gemermann, warga negara Jerman.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membenarkan warga Rusia yang ikut rombongan Prabowo bernama Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva.

Mikhail dan Anzhelika tercatat pernah menghadiri focus group discussion (FGD) bernama Election Visit Indonesia 2019 di Gedung DPR pada 16 April. 

Hal ini diketahui dari catatan pemberitaan yang disiarkan situs resmi DPR yaitu www.dpr.go.id. Ketika itu, DPR RI mengundang anggota parlemen beberapa negara seperti Turki, Malaysia, Pakistan, dan Rusia untuk menyaksikan proses Pemilu 2019. 

Ketika ditanya soal itu, Fadli meluruskan bahwa Mikhail dan Anzhelika batal hadir dalam FGD tersebut. 

Selain itu, Mikhail dan Anzhelika juga bukan anggota parlemen dari Rusia melainkan bagian dari sekretariat parlemennya. 

"Oleh DPR pada waktu itu parlemennya (yang diundang) tapi waktu itu yang hadir sekretariatnya. Tetapi akhirnya tidak jadi datang juga," ujar Fadli. 

Ketika ditanya mengapa sekretariat parlemen Rusia ikut Prabowo dalam perjalanan ke luar negeri, Fadli Zon menilai hal itu biasa saja. Apalagi perjalanan Prabowo ke luar negeri kali ini bersifat pribadi. 

"Biasa-biasa saja ya, perkawanan-perkawanan itu kan biasa saja. Cuma kalau kali ini saya kira urusan privat, urusan biasa," kata dia.

Fadli Zon mengaku heran kepergian calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke luar negeri mengundang perhatian banyak orang. 

Padahal, Prabowo memang sering melakukan perjalanan ke luar negeri. 

"Pak Prabowo itu kan bukan sekali ini ke luar negeri. Jadi sudah biasa dalam sebulan beberapa kali ke luar negeri. Memang usaha beliau, ketemu kolega, ada urusan yang lain-lain, biasa," ujar Fadli, Rabu (29/5/2019).

"Cuma kali ini kok mendapat perhatian yang luar biasa, yang menurut saya agak aneh," tambah dia.

TAG

BERITA TERKAIT