Senin, 20 Mei 2019 12:38
Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden AS Donald Trump (Reuters)
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, bahwa negara itu akan hancur jika konflik pecah antara kedua negara.

 

"Jika Iran ingin bertarung, itu akan menjadi akhir Iran," katanya di Twitter. "Jangan pernah mengancam Amerika Serikat lagi!"

Cuitan Trump ini menandai perubahan nada, setelah sebelumnya mengatakan kepada pembantunya bahwa dia tidak ingin tekanan AS pada Iran berubah menjadi konflik.

Dan ketika ditanya oleh wartawan Kamis lalu bahwa apakah AS akan berperang, Trump menjawab: "Saya harap tidak."

 

Iran juga telah meredakan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan. Pada hari Sabtu, menteri luar negerinya menekankan tidak ada keinginan untuk perang.

Gesekan terbaru terjadi setelah Iran menunda komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir internasional 2015, dan mengancam akan melanjutkan produksi uranium yang digunakan untuk membuat bahan bakar reaktor dan senjata nuklir.

Perjanjian Nuklir bertujuan untuk memotong sanksi terhadap Iran sebagai imbalan karena mengakhiri program nuklirnya. Namun Iran marah karena tahun lalu AS menarik diri secara sepihal dari perjanjian itu, dan mengembalikan sanksi.

Dalam beberapa terakhir, AS telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke Teluk dan dilaporkan menyusun rencana untuk mengirim 120.000 pasukan ke Timur Tengah .

Teheran juga diduga telah menempatkan rudal di kapal-kapal di Teluk. Penyelidik AS bahkan percaya jika negara itu telah merusak empat kapal tanker di lepas pantai Uni Emirat Arab, namun Iran membantahnya.

TAG

BERITA TERKAIT