Selasa, 14 Mei 2019 12:56
Para jukir yang diamankan di Mapolsek Panakkukang.
Editor : Mays

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota Resmob Polsek Panakkukang, berhasil menangkap tujuh orang juru parkir (Jukir), yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pengmudi ojek Online (Ojol) sehingga terjadi bentrokan, Senin kemarin.

 

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Harahap mengatakan, tujuh orang Jukir ditangkap tidak lama setelah bentrokan kedua terjadi, saat ratusan pengemudi Ojol mencari Jukir di sekitar lokasi kejadian.

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan di lapangan, dari bukti video yang tersebar, untuk pasca kejadian di depan Mall Panakkukang. Dua jam lebih 7 pelaku berhasil kita amankan, yang diindikasi adalah aktor tindakan pengeroyokan di dekat Mall Panakkukang," ujar Kapolsek Panakukkang Kompol Ananda Harahap.

Setelah mengangkap tujuh orang Jukir, Polsek Panakkukang masih akan melakukan penyidikan terhadap kasus penganiayaan tersebut.

 

"Yang akan kita lakukan adalah penyidikan lebih lanjut terhadap perkara ini, penganiayaan dan pengeroyokan dari pelaku-pelaku, yang kami amankan sesuai prosedur, " jelasnya.

Kompol Ananda Harahap pun menegaskan, siapa pun yang melakukan tindak kriminal itu akan diproses. Untuk sementara katanya, inventarisir, kejadian siapa saja yang menjadi korban atau siapa saja yang menjadi pelaku.

"Sementara itu, informasi yang kami dapatkan, itu hanyalah masalah ketersinggungan antara kedua belah pihak. Antara juru parkir dengan salah satu driver online Grab, seperti itu saat memarkirkan kendaraan," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, tukang parkir di terowongan Jalan Boulevard terlibat bentrok dengan pengemudi ojek Online (Ojol) di Jalan Boulevard, Senin  (13/5/2019).

Kejadiannya berawal dari hal sepele. Sore menjelang buka puasa, seorang pengemudi ojek Online mendapatkan orderan di daerah mall Panakkukang. Pengemudi Ojol itu pun menunggu orderannya di bawah terowongan.

Pengemudi Ojol itu pun memarkir baik-baik motornya di bawah terowongan. Di saat bersamaan tempat tersebut banyak tukang parkir liar memarkir kendaraan. Karena tukang parkir tersebut berfikir pengemudi ojol ini tidak membayar jika Parkir di situ.

Tukang parkir yang belum diketahui identitasnya tersebut kemudian menegur pengemudi Ojol itu. Ia meminta kepada pengemudi Ojol itu untuk tidak parkir kendaraan di tempatnya.

"Tukang parkir tegur ojek Online jangan Parkir di situ, ojol bilang sebentar ji pak, tapi tetap ojol langsung dipukul sama tukang parkir di situ," ujar kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim, saat ditemui di TKP.

Tak lama setelah itu, para tukang parkir di tempat tersebut mendatangi pengemudi Ojol tersebut dan langsung memukul. Dari video yang beredar, ada sekitar lima sampai enam orang tukang parkir memukul pengemudi Ojol.

Bahkan satu orang di antaranya memakai helm dan memukul tepat di kepala pengemudi Ojo yang tidak memakai helm. Pengemudi ojol itu tampak hanya bisa melindungi badannya sehingga tidak terlalu parah.

Namun, bukannya berhenti, para tukang parkir yang juga dibantu pengemudi Bentor memegang pengemudi Ojol yang tak berdaya tersebut untuk dipukul teman-temannya.

Beruntung, kejadiannya tersebut tidak sampai membuat pengemudi Ojol tersebut terluka parah. Ia sempat diselamatkan oleh warga sekitar. Setelah itu ia kemudian melapor ke Polsek Panakkukang.

Selepas salat magrib, pengemudi Ojol tak terima teman seprofesinya dipukul tanpa ada kesalahan yang dilakukan temannya itu. Mereka kemudian mendatangi tukang parkir yang ada di bawah terowongan.

Bentrokan pun tak terhindarkan, tukang parkir terlihat membawa parangi dan busur dalam sebuah video yang beredar. Tukang parkir sempat memarangi pengemudi Ojol tapi beruntung pengemudi ojol yang diparangi tersebut masih sempat menghindar.

Karena, jumlah pengemudi ojol semakin bertambah banyak, sehingga tukang parkir tersebut melarikan diri meskipun mereka sudah membawa parang dan busur.

Saat ini kondisi di sekitar TKP sudah berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian Polsek Panakkukang. Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Harahap, turun langsung ke lokasi meminta pengemudi Ojol untuk membubarkan diri.

TAG

BERITA TERKAIT