RAKYATKU.COM, SAN FRANSISCO - Southwest Airlines masih di landasan San Fransisco, ketika pramugari membagi-bagikan air putih.
Pesawat tersebut sedang mengisi bahan bakar, sebelum take off ke Los Angeles, Rabu, 8 Mei 2019 lalu.
Sambil menunggu pengisian bahan bakar, seorang pramugari membagikan air kepada para penumpang. Melihat pramugari hanya membagikan air putih, seorang penumpang berseloroh.
"Kita harusnya dapat vodka, karena kita sudah menunggu sangat lama," canda penumpang itu.
Namun candaan itu, tidak diterima baik si pramugari muda itu.
Usai membagikan air minum, dia lalu mendekati pria itu dan berkata, "Aku tidak berpikir begitu, dan aku tidak suka leluconmu."
Itu diungkap salah seorang penumpang tujuan Texas, Peter Uzelac kepada Fox News.
"Lalu istriku mencoba masuk ke sana dan berkata, 'Lihat, kita sudah berada di pesawat ini selama berjam-jam.'
Dan pramugari itu berkata, "Yah, jadi saya sudah terbiasa dengan itu."
Hal berikutnya yang diperhatikan Uzelac adalah pramugari itu menuju telepon di depan kabin penumpang, dan pesawat kembali ke gerbang.
Begitu tiba di gerbang, beberapa deputi Sherif Sacramento County naik, dan memberi tahu penumpang yang minta vodka itu untuk turun dari pesawat.
“Dan orang-orang mulai berteriak. Bahkan, orang-orang berdiri. Saya berdiri. Orang-orang berkata, "Orang ini tidak melakukan apa-apa," kata Uzelac.
Uzelac mengatakan, penumpang yang diusir itu tidak melakukan kesalahan, dan pramugari mendapat konfrontasi dengan penumpang dan istrinya, mendorongnya untuk melapor kepada maskapai.
"Saya telah terbang selama puluhan tahun dan saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Uzelac.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Southwest Airlines mengaku menyesali pengalaman yang kurang positif yang dialami pelanggan.
"Kami menyambut lebih dari 100 juta pelanggan setiap tahun, dan kami bertujuan untuk menjaga kenyamanan semua orang sambil memberikan keramahan Southwest," ujarnya.
"Kami akan membagikan laporan ini dengan Tim Hubungan Pelanggan kami," tambahnya.
Pria itu tidak didakwa dengan kejahatan, kata departemen Sheriff, tetapi ia dikeluarkan dari penerbangan.