RAKYATKU.COM - Pentagon telah menunda pembicaraan dengan Korea Utara untuk mengembalikan sisa-sisa tentara Amerika yang hilang dari Perang Korea.
Padahal, itu adalah salah satu kesepakatan utama antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura Juni lalu.
Menurut Fox News, penundaan pembicaraan itu dikonfirmasi oleh Chuck Prichard, juru bicara Defense POW / MIA Accounting Agency.
"Para pejabat [Korea Utara] belum berkomunikasi dengan DPAA sejak KTT Hanoi," kata Prichard. “Akibatnya, upaya kami untuk berkomunikasi dengan Tentara Rakyat Korea mengenai kemungkinan dimulainya kembali operasi pemulihan bersama untuk 2019 telah ditunda."
"Kami telah mencapai titik di mana kami tidak dapat lagi merencanakan, mengoordinasikan, dan melakukan operasi lapangan secara efektif di [Korea Utara] selama tahun fiskal ini, yang berakhir pada 30 September 2019.”
Prichard mengatakan mereka “sedang menilai kemungkinan langkah selanjutnya dalam melanjutkan komunikasi dengan Korea Utara."
Lebih dari 7.800 pasukan Amerika tidak kembali dari perang dan lebih dari 5.000 diyakini tewas di Korea Utara.
Musim panas lalu, Korea Utara menyerahkan 55 kotak yang berisi sisa-sisa pasukan AS yang terbunuh di Korea Utara selama perang 1950-53. Sejauh ini, tiga anggota layanan Amerika telah diidentifikasi dari sisa-sisa itu.