Senin, 06 Mei 2019 12:30
Tersangka Joni, (kedua kiri), saat diamankan polisi.
Editor : Mays

RAKYATKU.COM, SANGATTA – Ismail (58), ditemukan tewas di Jalan Poros Sangkulirang, RT 13, Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Jumat (3/5/2019) sekira pukul 23.00 Wita. 

 

Kurang dari 24 jam, terduga pelaku pembunuhan dibekuk. Dia adalah Joni. Pembunuhan dipicu cinta segitiga.

Korban dan pelaku, mencintai perempuan yang sama, yaitu Ayu, perempuan yang bekerja di sebuah kafe Angkringan Cinta di Desa Sepaso Barat, Bengalon. Pelaku sering memergoki korban tengah asyik minum ditemani oleh Ayu.

Kapolsek Bengalon AKP Ahmad Abdullah dilansir dari prokal mengatakan, malam itu saat korban mabuk, tersangka berinisiatif mengantar korban ke kosnya. Pelaku menggunakan kendaraan yang dipinjam korban pada temannya.

 

Sementara itu, pacarnya membuntuti dari belakang. Setiba di TKP yang saat itu sedang lengang, tersangka langsung menghabisi korban dengan tongkat besi yang didapatkan di bengkel motor tak jauh dari TKP. 

Menurut pelaku, besi itu dipukulkan berulang kali ke arah korban, baik kepala maupun bagian tubuh lainnya. Sampai akhirnya korban terkapar di tepi jalan dengan digenangi darah merah yang pekat.  

Lantas, lanjut Ahmad, jasad korban dibiarkan begitu saja di jalan. Tersangka bersama pacarnya kembali ke kafe angkringan.

"Tersangka sudah kami amankan dalam waktu kurang dari 24 jam. Berkat keuletan tim kami di lapangan, yang awalnya tak ada bukti, hingga terungkap kasus ini. Kami terus mendalami informasi kasus ini lebih dalam untuk diproses ke tahapan berikutnya," papar Ahmad. 

TAG

BERITA TERKAIT