Selasa, 23 April 2019 13:36
Pawan Kumar
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Seorang pria India berusia 25 tahun memotong jari telunjuknya setelah memberikan suara kepada kandidat yang salah dalam pemilihan nasional.

 

Pawan Kumar dari Uttar Pradesh, memotong jarinya yang bertinta dengan menggunakan pisang pemotong daging.

Dia menjadi sensasi internet setelah video jari telunjuknya yang diperban menjadi viral.

Dia dilaporkan memotong jarinya sebagai hukuman atas dirinya sendiri karena memilih kandidat yang salah.

 

Pemilih muda itu mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin memberikan suaranya untuk kandidat SP-BSP-RLD Yogesh Sharma. Tapi dia bingung dengan simbol-simbol partai, hingga akhirnya memilih Partai Bahujan Samaj (BSP) yang berkuasa.

Dia tidak bisa hidup dengan kesalahannya dan memutuskan untuk memotong jarinya dengan putus asa.

"Saya ingin memilih gajah, tetapi saya memilih bunga itu secara tidak sengaja," kata Kumar. "Saya pulang dan memotong jariku dengan golok."

Teratai adalah simbol Partai Bharatiya Janata, sementara gajah mewakili persekutuan politik melawan partai Narendra Modi di Uttar Pradesh.

Meskipun suara diberikan secara elektronik di tempat pemungutan suara di seluruh India, jari telunjuk setiap pemilih ditandai dengan tinta, untuk memastikan mereka tidak memilih lagi.

Rupanya, melihat jarinya itu mengingatkan dia akan kesalahannya, jadi dia memutuskan untuk menyingkirkannya.

"Dia sangat senang bahwa dia memberikan suara untuk pertama kalinya," kata saudara laki-laki Kumar, Kailash Chandra, pada AFP.

"Tapi begitu dia menyadari kesalahannya, dia sangat bingung sehingga dia memotong jarinya yang bertinta. Setiap kali dia melihat jarinya yang bertanda tinta, dia merasa marah.”

TAG

BERITA TERKAIT