RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno Sulawesi Selatan belum juga menampakkan batang hidungnya di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar.
Padahal, sudah dua kali Bawaslu Makassar melayangkan surat pemanggilan terkait tiga dugaan pelanggaran yang terjadi saat kampanye akbar Prabowo di Lapangan Karebosi Makassar, 24 Maret lalu.
"Kalau paslon nomor urut 02 kan diduga melibatkan anak-anak dan penggunaan atribut diluar dari atribut parpol pengusung. Kita sudah mengundang sebanyak dua kali, namun belum hadir," ungkap Ketua Bawaslu Makassar, Nursari saat ditemui Rakyatku.com di Kantor Bawaslu Makassar, Jalan Anggrek Raya, Jumat (5/4/2019).
Diketahui, pemeriksaan pertama untuk BPD Prabowo-Sandi Sulsel dijadwalkan pada 1 April lalu. Hanya saja, tim pemenangan Prabowo-Sandi Sulsel memilih mangkir.
"Kalau undangan kami yang kedua ini jadwalnya itu Senin (8/4/2019) mendatang. Harapan kami mereka kooperatif untuk menghadiri undangan kami," pungkas Nursari.
Diberitakan sebelumnya, Bawaslu menemukan tiga dugaan pelanggaran dalam kampanye akbar Prabowo di Lapangan Karebosi Makassar, pada 24 Maret lalu.
Ketiga dugaan pelanggaran itu masing-masing pelibatan anak-anak dibawah umur, pelibatan ASN (Aparatur Sipil Negara), serta berkibarnya bendera Partai Golkar ditengah-tengah kerumunan massa simpatisan Prabowo-Sandi. Partai Golkar sendiri merupakan parpol pengusung duet Jokowi-Ma'ruf Amin.