Selasa, 02 April 2019 20:09
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi IX DPR RI bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar sosialisasi pengurangan risiko krisis kesehatan akibat bencana alam kepada ratusan warga, berlangsung di Gedung Mulo, Jalan Jenderal Sudirman, kota Makassar, Selasa (02/04/2019).

 

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya masalah kesehatan yang menimpa warga saat terjadi bencana alam, khususnya banjir yang merupakan langganan setiap tahunnya di beberapa wilayah di Kota Makassar.

 Aliyah Mustika Ilham, yang hadir sebagai Anggota Komisi IX DPR RI, mengingatkan kepada seluruh warga untuk melakukan langkah antisipasi terhadap penyakit yang menyerang akibat benca banjir.

"Khususnya kita di kota Makassar yang merupakan daerah langganan bencana banjir, saya ingatkanki untuk melakukan langkah-langkah antisipasti akan penyakit yang menyerang akibat bencana banjir ini," ujar Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar ini.

 

Aliyah mengungkapkan, setiap tahunnya puluhan warga di Kota Makassar terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), hal ini tentu disebabkan karena masih kurangnya kesadaran warga terhadap penyebab-penyebab penyakit ini.

"Kurangnya kesadaran masyarakat akan penyebab penyakit ini, maka dari itu saya minta kepada kita semua yang hadir di tempat ini, sering-sering bersihkan lingkungan kita. Utamanya sampah yang bertumpuk di sekitaran rumah atau di saluran pembuangan air, karena itu jadi tempat perkembang biakan nyamuk yang menyebabkan DBD jika dibiarkan bertumpuk," ungkap Isteri Ilham Arief Sirajuddin (IAS) ini.

Selain masalah banjir, lanjut Aliyah, yang kerap memakan korban pada bencana di kota Makassar saat ini adalah jika terjadi kebakaran rumah warga.

"Nah ini juga yang harus menjadi perhatian kita semua, jika membangun rumah upayakan selalu disiapkan jalur evakuasi, jadi jika terjadi kebakaran kita bisa dengan mudah mengevakuasi anggota keluarga," tutur Ketua PKK Kota Makassar tahun 2004-2014 ini.

Diketahui, selama tahun 2018, sudah terjadi 219 kali kebakaran di kota Makassar dan memakan korban 11 orang meninggal dunia.

"11 orang yang meninggal ini disebabkan, saat kebakaran mereka tidak punya akses untuk menyelamatkan diri sehingga mereka terperangkap dalam rumah yang dilalap api," ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut perwakilan dari Kementrian Kesehatan RI, Tatik srisahani SKM, M.Epid, dan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Hadarawati Razak, sebagai pemateri.

TAG

BERITA TERKAIT