RAKYATKU.COM - Ilmuwan telah mengungkapkan teknik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan lebih sedikit air.
Hal itu dimungkinkan dengan mempercepat pembukaan dan penutupan pori-pori stomata di daun tanaman.
Dalam studinya, tim peneliti dari Universitas Glasgow menggunakan alat genetik yang bertindak seperti sakelar yang memungkinkan stomata melakukan sinkronisasi dengan sinar matahari untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Hasilnya, tanaman bisa tumbuh seperti biasa, dan jauh lebih baik, di bawah kondisi lapangan yang khas.
“Kami mengadopsi pendekatan mapan yang digunakan dalam ilmu saraf, yang disebut optogenetics, untuk melengkapi stomata yang lebih penting dalam menyeimbangkan penyerapan CO2 dan kehilangan air."
Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Science.
Saat ini, irigasi tanaman menyumbang sekitar 70 persen dari penggunaan air tawar di planet ini dan penggunaannya telah berkembang pada tingkat yang tidak berkelanjutan selama tiga dekade terakhir.