Rabu, 20 Maret 2019 07:00
Foto: Daily Mail/AFP
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Geng motor paling menakutkan di Selandia Baru, Mongrel Mob ikut prihatin atas penembakan umat muslim di dalam masjid beberapa hari yang lalu. Mereka membantu sekaligus menghibur para korban penembakan di masjid Al-Nur, Christchurch.

 

Anggota senior Mongrel Rob, Tanielu Fatu menyatakan, bahwa peristiwa penembakan itu terjadi karena banyak individu yang telah kehilangan sikap hormat terhadap sesama manusia.

“Tak ada yang pantas menerima kekerasan dan penyiksaan seperti ini. Ia, sang pelaku, bagaikan monster yang tak punya rasa hormat terhadap sesama,” ungkapnya.

Aksi menghibur ala Mongrel Mob terbilang unik. Dengan badan kekar dan tubuh yang penuh tato, mereka berusaha memberi ketenangan pada korban dengan cara memeluk, bernyanyi, menari, dan membuatkan makan serta minuman.

 

Sejak dibentuk pada 1962, Mongrel Mob menjadi geng motor paling menakutkan di Selandia Baru. Kelompok jalanan yang beroperasi di Hastings ini beranggotakan pria-pria kekar, dengan tubuh dan wajah penuh tato.

Penampilan yang sangar tersebut, ternyata berbanding lurus dengan perilaku mereka di jalanan. Dikutip dari VIVA, selama setahun terakhir, kelompok yang gemar memakai kostum serba hitam itu beberapa kali terlibat aksi kriminal, yang membuat mereka terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

TAG

BERITA TERKAIT