RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar sosialisasi percepatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang dirangkaikan dengan sosialisasi program Inovasi Desa tahun 2019.
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengatakan anggaran desa itu setiap tahun dilakukan evaluasi dan ditingkatkan. Anggaran besar tersebut untuk mengatasi berbagai pembangunan di desa.
"Setiap tahun dana desa kita terus evaluasi dan ini anggaran begitu besar untuk mengatasi berbagai pembangunan didesa. Saya berharap para aparat desa untuk betul-betul memahami peruntukannya," kata Iksan. Senin (18/3/2019).
Dia mengungkapkan, ada sebagian kepala desa yang belum menyetorkan APBDes-nya. Hal ini, kata dia, menghambat pencairan anggaran di beberapa desa. "Saya berharap ini diumumkan saja yang mana belum rampung ABPDesnya dan yang belum rampung," kata Iksan.
Ia juga menegaskan agar para kepala desa harus lebih cerdas untuk memafaatkan yang prioritas untuk pembangunan desa.
"Tidak boleh lagi ada kepala desa diperiksa jaksa dan polisi. Polisi itu akan bertindak jika berdasarkan laporan jadi jangan salahkan polisi dan jaksa. Saya kira ada pendamping desa semua yang bisa dikerjakan masukkan diperencanaan dan sesuaikan aturan," tambah dia.