Kamis, 10 Januari 2019 02:00
Pelaksana tugas Kadis Pariwisata Makassar, Khamelia Thamrin Tantu (kiri).
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Terpilih menjadi salah satu daerah yang ditetapkan oleh Unesco sebagai salah satu kota wisata Gastronomi 2019, Dinas Pariwisata Makassar terus berbenah.

 

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Kamelia Thamrin Tantu mengatakan, ke depan pihaknya akan menjadikan Kota Makassar sebagai salah satu wisata gastronomi di Indonesia.

"Kita persiapakan enam bulan untuk bentuk kota gastronomi. Tidak mudah untuk masuk sebagai kota gastronomi karena ditetapkan dua tahun sekali. Kita banyak saingan juga," kata Mei Mei, sapaan akrab Kamalia Tantu, Rabu (9/1/2019).

Dinas Pariwisata terus melakukan rapat koordinasi untuk menyukseskan program kota gastronomi tersebut. 

 

Dia mengaku, salah satu indikator Kota Makassar ditetapkan oleh Unesco sebagai kota wisata gastronomi karena saat ditelusuri di google atau internet, langsung muncul Makassar sebagai kota yang punya banyak kuliner.

Ada enam wilayah di Kota Makassar yang dipilih sebagai destinasi wisata gastronomi. Keenam wilayah tersebut yakni Pulau Lae-Lae, Pulau Samalona, Kampung Ramang, Kampung Paropo, dan Bontorannu.

"Kami ingin wisatawan menikmati Makassar bukan hanya dari kulinernya, tetapi kita ingin pertahankan sejarah dari kuliner itu sendiri. Enam destinasi yang kita pilih ini punya keunikan dan daya tarik yang berbeda," lanjut Mei Mei. 

Gastronomi berhubungan dengan wisata kuliner di suatu daerah. Festival makanan dan festival pasar kini terus berkembang. Tak kalah menariknya dari objek wisata alam atau buatan.

TAG

BERITA TERKAIT