Minggu, 01 April 2018 08:36

Patut Ditiru, Begini Cara Warganet Jeneponto Lawan Hoax

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Admin dan member grup Facebook Suara Rakyat Jeneponto sepakat memerangi hoax dan postingan bernada provokatif, Sabtu malam (31/3/2018).
Admin dan member grup Facebook Suara Rakyat Jeneponto sepakat memerangi hoax dan postingan bernada provokatif, Sabtu malam (31/3/2018).

Sejumlah pegiat media sosial di Jeneponto menggelar pertemuan Sabtu malam (31/3/2018). Mereka adalah pengelola dan member grup Facebook, Suara Rakyat Turatea (Surat).

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Sejumlah pegiat media sosial di Jeneponto menggelar pertemuan Sabtu malam (31/3/2018). Mereka adalah pengelola dan member grup Facebook, Suara Rakyat Turatea (Surat).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Adytia Cafe Jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, mereka bersepakat untuk melawan hoax alias berita bohong. Pertemuan turut dihadiri admin Ulil Amry Minkum.

"Saya selaku admin di grup Surat agar 75 ribu member yang bergabung menghindari postingan hoax dan provokatif untuk menciptkaan pilkada damai," jelas Amry.

Rapat itu juga dihadiri perwakilan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto. Amry mengaku akan bertindak tegas dengan cara mengeluarkan dari grup jika ada member yang tidak mematahui aturan grup.

"Akan diblok dari grup (jika tidak taat aturan) dan jika bermasalah soal hukum, itu bukan tanggung jawab admin," jelas Amry.

Pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto, Iksan Iskandar-Paris Yasir, Muh Sahrir setuju kebijakan grup Surat yang memerangi hoax dan postingan bernada provokatif.

"Tentu kita sangat menghindari hal-hal itu (hoax dan provokatif) demi mewujudkan demokrasi yang ideal dan menghilangkan wacana zona merah di Pikada Jeneponto," jelas Sahrir.