Sabtu, 31 Maret 2018 17:34

Presiden KSPI: Prabowo Ditawari Rp15 Triliun untuk Dampingi Jokowi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pertemuan Prabowo Subianto dan Jokowi pada Pilpres 2014.
Pertemuan Prabowo Subianto dan Jokowi pada Pilpres 2014.

Ada isu mengejutkan jelang deklarasi Prabowo Subianto jadi calon presiden. Ketua umum Partai Gerindra tersebut kabarnya ditawari uang Rp15 triliun untuk menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019.

RAKYATKU.COM - Ada isu mengejutkan jelang deklarasi Prabowo Subianto jadi calon presiden. Ketua umum Partai Gerindra tersebut kabarnya ditawari uang Rp15 triliun untuk menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019.

Isu itu diungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Iming-iming uang itu, katanya, datang dari seorang pengusaha. Namun, tidak disebutkan identitas pengusaha tersebut. 

"Ditawari uang yang jumlahnya tadi (Rp15 triliun) itu dari dua tahun yang lalu. Saya dengar langsung dari beliau (Prabowo)," kata Said seperti dikutip dari RMOL via JPNN, Sabtu (31/3/2018).

Selama ini Said dikenal dekat dengan Prabowo. Dia kerap berkomunikasi langsung dengan mantan Danjen Kopassus itu. Menurut Said, tawaran ke Prabowo bukan hanya duit. Ada pula tawaran dalam bentuk proyek bernilai puluhan triliun rupiah.

Said menambahkan, tawaran ke Prabowo disampaikan dengan cara lembut hingga kasar. Misalnya mempersulit Prabowo untuk mendapatkan kredit sehingga usaha Prabowo berhenti, hingga mencari-cari kesalahan dari perusahaan-perusahaan milik politikus yang juga putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo itu.

"Semua muaranya adalah agar beliau (Prabowo) tidak maju sebagai capres. Kalaupun mau maju didorong menjadi wapres," bebernya.