Rabu, 21 Maret 2018 10:17

Putusan Pengadilan Akhiri Misteri Dugaan Transgender Lucinta Luna?

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sumber Foto: Instagram Lucinta Luna
Sumber Foto: Instagram Lucinta Luna

Misteri dugaan transgender pedangdut Lucinta Luna kembali terkuak pasca beredarnya sebuah putusan transgender di situs Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

RAKYATKU.COM - Misteri dugaan transgender pedangdut Lucinta Luna kembali terkuak pasca beredarnya sebuah putusan transgender di situs Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Putusan tersebut memuat perkara pengubahan nama dan jenis kelamin bernama Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri. Nama Ayluna Putri sendiri kerap digaungkan menjadi nama sang pedangdut sebelum mengubahnya menjadi Lucinta Luna. 

Selain itu, putusan bernomor 733/Pdt.P/2016/PN Jkt.Brt tersebut juga menetapkan pengubahan jenis kelamin Muhammad Fatah. Sebelumnya dari jenis kelamin laki-laki, menjadi seorang perempuan.

"Menyatakan bahwa pemohon yang bernama MUHAMMAD FATAH adalah berjenis kelamin perempuan dengan nama AYLUNA PUTRI menyatakan akta kelahiran nomor 9***/KLT/JS/2013/1989 yang dikeluarkan oleh kepala suku dinas kependudukan dan pencatatan sipil Jakarta Selatan tertanggal 9 desember 2013 menyebut nama MUHAMMAD FATAH jenis kelamin laki - laki yang selanjutnya diubah menjadi nama AYLUNA PUTI jenis kelamin perempuan dengan segala akibat hukumnya," bunyi putusan tersebut.

Lucinta Luna pernah memposting akta kelahirannya namun sudah dihapus. Di situ tertulis lahir di Jakarta, 16 Juni 1992, dengan nama asli Putri Ayluna.

Lucinta Luna anak ke delapan di keluarganya, yang di situ dia menutup nama ibu dan bapaknya. Namun sayangnya, tanggal pengesahan akta kelahiran itu saat ditandatangani oleh Djarnudji, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat, tak diperlihatkan oleh Lucinta.

Benarkah surat putusan pengadilan ini adalah milik Lucinta Luna? Hingga berita ini diturunkan, Lucinta belum memberikan keterangan atas beredarnya putusan PN Jakarta Barat yang bernama Muhammad Fatah.