Sabtu, 17 Maret 2018 13:04

Sedih, Tahanan Ini Kecup Terakhir Jasad Anaknya di Depan Lapas

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Alga (pakai kopiah), mengecup jasad anaknya untuk yang terakhir kali.
Alga (pakai kopiah), mengecup jasad anaknya untuk yang terakhir kali.

Tahanan Lapas Watampone, tak diberi izin pulang menjenguk anaknya yang meninggal. Keluarga pun berinisiatif membawa jasad sang anak menemui ayahnya, sebelum dikebumikan.

RAKYATKU.COM, BONE -- Salah satu tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, tak diberi izin pulang untuk menjenguk anaknya yang meninggal. Keluarga pun berinisiatif membawa jasad sang anak menemui ayahnya, sebelum dikebumikan.

Sirine ambulans ikut merintih saat tiba di halaman Lapas Klas II Watampone, Jumat (16/3/2018). Hati Samsu Alam alias Alga bin Rusli, teriris mendengarnya.

Dia menghapus butiran bening di sudut matanya, lalu memperbaiki letak kopiahnya saat petugas Lapas memanggil namanya. Dengan pengawalan ketat, dia pun dibawa ke halaman depan Lapas Watampone.

Saat Alga keluar, beberapa orang kemudian mengeluarkan jasad bocah yang sudah terbungkus kain kafan. Bagian wajahnya masih terbuka.

Alga memandang lekat wajah itu. Lama dia menelusuri setiap inci wajah anaknya itu dengan mata berair. Bibirnya bergetar membaca alfatiha, lalu dia meraba wajah anaknya, mengusap kepalanya, lalu mengecup wajah yang selalu dia rindukan itu.

Semua yang hadir tak mampu membendung air matanya. Usai itu, jasad sang anak ditutup kain kafan dan dimasukkan kembali ke ambulans. Alga digiring kembali masuk ke dalam Lapas. Suara sirine ambulans di telinganya, mengiris sampai di hati.

Alga ditahan sejak 2017 lalu, karena kasus pembunuhan di depan KFC Bone, Jl Ahmad Yani. 

Anak dari Alga ini, diketahui meninggal karena sakit. Sejak ayahnya ditahan 2017 lalu, bocah tersebut malas makan, hingga kemudian dia sakit dan meninggal.

Kejadian haru tersebut diketahui sejak salah satu pengguna facebook mengunggah video ketika jasad anak tahanan tersebut dibawa ke Lapas Watampone, dan video tersebut menjadi viral.

Foto ayah memeluk dan mengecup terakhir jasad anaknya, juga diviralkan instagram @makassar_iinfo. 

Humas Lapas Watampone, Ashar yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon Sabtu (17/3/2018), tak menampik kejadian tersebut. Dia mengatakan, bukan kewenangan Lapas untuk memberi izin tahanan pulang.

"Yang berhak memberikan wewenang itu sebenarnya adalah hakim, karena statusnya tahanan hakim, belum narapidana," kata Ashar.

Dia menambahkan, diperbolehkannya Alga menemui anaknya di depan Lapas, itu karena alasan rasa kemanusiaan oleh pihak Lapas. Namun, lapas tak punya kewenangan untuk mengizinkan pulang, karena masih tahanan hakim.

"Tahanan ini masih tahanan hakim bukan napi. Ayahnya ditahan dengan kasus 170," kuncinya.

Loading...