Kamis, 15 Maret 2018 11:52

Iring-iringan Rombongan Iksan-Paris Dilempar Batu di Mallasoro

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tim Iksan-Paris saat melapor ke Polres Jeneponto (kiri). Surat laporan polisi korban (kanan).
Tim Iksan-Paris saat melapor ke Polres Jeneponto (kiri). Surat laporan polisi korban (kanan).

Pendukung Iksan-Paris, dilempari di Desa Mallasoro.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Selasa (13/3/2018), sekitar pukul 16.00 Wita. Rombongan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, Iksan-Paris, memasuki wilayah Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala. 

Mereka meneriakkan yel-yel, "Siap...Siap", ketika beberapa batu melayang ke arah rombongan. Sebuah batu melayang dan mengenai kacamata seorang pendukung bernama Sri Wahyuni (20), yang saat itu duduk di samping sopir.

Akibatnya, kacamatanya pecah, dan kelopak mata kirinya memar. Pelemparnya diidentifikasi sebagai seorang wanita berbadan gemuk.

Kasus itu pun dilaporkan ke Polres Jeneponto dengan nomor laporan STTL/50/III/2018/SPKT/Rees-Jpt/Sek-Bkl.

Wakil ketua AMPG yang juga tim partai Iksan-Paris, Daeng Rapi, Kamis (15/3/2018) mengatakan, kejadian itu bermula saat memasuki Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, namun rombongan Iksan-Paris dilempari batu dan kena pada kacamata orang hingga pecah. 

"Orang rumbia itu anaknya yang penjual ayam ras. Kena batu, ikut juga dalam rombongan paslon Iksan-Paris ke Bangkala. Tapi di perjalanan di Desa Mallasoro ada orang melempar batu. Korbannya kena kacamata. Korban sudah melapor di polisi," jelas Rapi. 

Pelaksana tugas (Plt) Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Syahru Regama membenarkan laporan salah seorang korban. Namun dari pihak kepolisian, terus melakukan koodinasi untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut, agar tidak berkembang.

"Iyye, tadi malam korban melapor. Kami membenarkan laporan tersebut. Hari ini kami lagi di rumahnya H Paris Cawabup Jeneponto, lagi melakukan klarifikasi, supaya permasalahan tidak berkembang lagi," jelas Syahrul,  Kamis (15/3/2018).

Menurut Syahrul, berdasarkan kererangan korban bahwa pada hari Selasa, 13 Maret sekitar pukul 16.00 Wita di Kampung Mallasoro I Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala Jeneponto.

Korbanya bernama Sriwahyuni (20) warga Kampung Pangi, Desa Lebangmanai, Kecamatan Rumbia dalam laporannya, telah dianiaya yang diduga dilakukan oleh orang tidak diknal (OTK ) dengan ciri-ciri seorang wanita agak gemuk.

Kronologis kejadiannya, sekitar pukul 15.45 Wita korban ikut rombongan kampanye calon bupati pasangan Iksan-Paris dan sekitar pukul 16.00 Wita, tepatnya di simpangan tiga, menuju perjalanan pulang, korban yang duduk di kursi dekat sopir dengan kaca terbuka, tiba-tiba dilempari seorang perempuan dengan batu yang mengenai sekitar mata kiri korban.

"Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar pada sekitar kelopak mata kirinya, dan kejadian itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat," jelas Syahrul.