Minggu, 04 Februari 2018 16:23

Hartanya Rp16 Miliar, Bupati Jombang Diduga Disuap Pakai Dana Puskesmas

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Plt Kadis Kesehatan Jombang, Inna Sulistyowati ikut ditetapkan sebagai tersangka.
Plt Kadis Kesehatan Jombang, Inna Sulistyowati ikut ditetapkan sebagai tersangka.

Modus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko akhirnya terungkap. Dia ditangkap dalam kasus dugaan suap pengangkatan kepala dinas.

RAKYATKU.COM - Modus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko akhirnya terungkap. Dia ditangkap dalam kasus dugaan suap pengangkatan kepala dinas.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan Minggu (4/2/2018), menjelaskan, Inna Sulistyowati yang kini menjabat pelaksana tugas kepala Dinas Kesehatan diduga mencoba menyuap bupati. Pemberian uang itu untuk memuluskan langkahnya menjadi kepala Dinas Kesehatan definitif.

"Diduga pemberian uang dari IS ke NSW agar bupati menetapkannya sebagai kepala dinas definitif, karena dia saat ini masih pelaksana tugas," sebut Syarif yang juga dosen Unhas nonaktif ini.

KPK telah menetapkan Nyono Suharli Wihandoko sebagai tersangka. Begitu pula terhadap Inna Sulistyowati selaku pemberi suap. Uang diberikan kepada Nyono diduga berasal dari titipan jasa pelayanan kesehatan dana kapitasi dari 34 puskesmas di Jombang.

Atas perbuatannya, Nyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

Sedangkan Inna disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.