Rabu, 24 Januari 2018 20:19

Dinkes Jeneponto Sebut Berbagai Macam Masalah RSUD Lanto Dg Pasewang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
epala Dinas Kesehatan Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin.
epala Dinas Kesehatan Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin.

Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin mengatakan pihaknya sudah memanggil Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, Iswan Sanabi terkait isu STR dan SIP di rumah sakit itu. 

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin mengatakan pihaknya sudah memanggil Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, Iswan Sanabi terkait isu STR dan SIP di rumah sakit itu. 

"Saya panggil tadi usai melakukan apel bersama di kantor bupati Jeneponto untuk menanyakan perkembangan STR dan SIP dr Zulkifli. Katanya sementara dalam pengurusan rekomendasi peningkatan kompetensinya," jelas Syafruddin kepada Rakyatku.com, Rabu (24/1/2018). 

Lanjut Syafruddin mengatakan pihaknya juga masih akan melakukan rapat dengan manajemen rumah sakit untuk mengevaluasi kinerja rumah sakit yang terdapat berbagai macam masalah. Termasuk obat, STR, SIP, dan masalah pelayanan terhadap pasien.

"Hari Senin 29 Januari, saya akan melakukan rapat dengan manajeme," tambah pelaksana tugas sekretaris daerah Kabupaten Jeneponto itu.

Terpisah, Ketua Lembaga Pengawasan Pengguna Anggaran Republik Indonesia (LPPA-RI) Syamsuddin Nompo menyorot kinerja direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto sekaitan dengan adanya dugaan obat kedaluwarsa. Termasuk pejabat pengadaan barang dan jasa yang disinyalir tidak bersertifikat. 

"Ini bisa saya pertanggugjawabkan berdasarkan data yang ada. Jadi, pengadaan obat di rumah sakit itu saya menduga tidak melalui prosedur yang ada. Belum lagi soal pengadaan barang dan jasa di rumah sakit itu yang belum mempunyai sertifikat. Saya tahu banyak obat, tapi tidak digunakan karena bukan pesanan para dokter ahli yang ada di rumah sakit itu," jelas Syamsuddin.