Jumat, 19 Januari 2018 10:46

Fahsar-Ambo Dalle Berpotensi Kalah di Bone, Begini Analisis Pengamat Politik

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pasangan Fahsar M Padjalangi dan Ambo Dalle.
Pasangan Fahsar M Padjalangi dan Ambo Dalle.

Hanya ada dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bone yang akan bertarung di Pilkada serentak tahun ini. Petahana, Fahsar Padjalangi-Ambo DalleĀ ditantang Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang

RAKYATKU.COM,BONE - Hanya ada dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bone yang akan bertarung di Pilkada serentak tahun ini. Petahana, Fahsar Padjalangi-Ambo Dalle ditantang Rizalul Umar-Andi Mappamadeng Dewang.

Fahsar-Ambo Dalle menyapu bersih 11 parpol sebagai pengusung, yakni Partai Nasdem, Hanura, PKB, Gerindra, PBB, PPP, PDIP, PKS, Demokrat, PAN, dan Golkar. Sementara pasangan Umar- Mappamadeng, maju lewat jalur perseorangan.

Meski begitu, potensi petahana kalah tetap terbuka. Pengamat politik dari STAIN Watampone, Bone, Prof Nuzul mengatakan, kekuatan sang incumbent masih terlalu kuat untuk ditumbangkan. Ada banyak hal yang menjadi alasannya.

Pertama, tidak terlepas dari kekuatan partai politik pengusung. Ia menganggap, mesin parpol, menjadi salah satu kekuatan ektif untuk mendongkrak keterpilihan.

''Kalau memang parpol pengusung Fahsar-Ambo Dalle ini betul-betul kerjanya efektif, ya bukan hal yang tidak mungkin menjabat lagi kepala daerah Bone. Asalkan dengan catatan, seluruh parpol solid, kader dan pengurus parpol juga solid,'' kata Prof Nuzul, Jumat (19/1/2018).

Terlebih kata dia, pasangan Fahsar-Ambo Dalle bisa membangun koalisi super gemuk. Seluruh parpol diborong. Tentu hal ini kata Prof Nuzul, menjadi kekuatannya dalam pertarungan demokrasi.

Konsekuensinya, apabila tidak mampu menyolidkan parpol, tentu hal itu pun akan menjadi sesuatu yang bisa mengancam. 

Di sisi lain, Umar-Mappamadeng juga jangan diapandang remeh. Meskipun tidak didukung parpol, namun duet ini juga patut dipandang sebagai ancaman.

''Sederhananya seperti ini, kalau ada kekuatan lebih besar dari kita, tentu kita akan membangun kekuatan yang juga besar. Minimal mengimbangi,'' sambung Prof Nuzul.

Terlebih menurut pandangan dia, Umar-Mappamadeng tidak main-main maju di Pilkada Bone. Sehingga strategi yang dilakukan pasangan ini, adalah perkuat tim pemenangan, bangun basis, perkuat pengawasan hingga ke TPS.

''Pasti pasangan ini juga mengerahkan kekuatan yang dia punya. Memanfaatkan tim, menggerakkan tokoh masyarakat, dan aktif bersosialisasi,'' tambahnya.

Terlebih kata dia, sosok Mappamadeng di Bone, juga sudah banyak dikenal masyarakat. Mappamadeng adalah birokrat tulen, yang sudah matang di pemerintahan.

''Sehingga pertarungan di Bone ini juga tetap seru. Adu kekuatan juga akan tetap ada pasti, semuanya sama-sama ngotot menang,'' pungkasnya.