Jumat, 19 Januari 2018 10:37

Sudah Punya Dua Anak, Pramugari Ini Menikah di Pesawat dalam Penerbangan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sudah Punya Dua Anak, Pramugari Ini Menikah di Pesawat dalam Penerbangan

Inilah salah satu pernikahan unik di dunia. Sepasang pria dan wanita menikah dalam pesawat yang sementara terbang. Keduanya adalah pramugari dan pramugara dalam penerbangan tersebut.

RAKYATKU.COM - Inilah salah satu pernikahan unik di dunia. Sepasang pria dan wanita menikah dalam pesawat yang sementara terbang. Keduanya adalah pramugari dan pramugara dalam penerbangan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada ketinggian 10.900 meter di Chile, Kamis (18/1/2018) waktu setempat. Lebih istimewa lagi, pemberkatan pernikahan itu dilakukan Paus Fransiskus. Pasangan yang menikah itu, yakni Paula Podest (39) dan Carlos Ciuffadri (41).

Podest dan Ciuffadri secara tidak sengaja bertemu Paus, yang menumpang dalam pesawat tersebut. Mereka kemudian mengutarakan niatnya.

"Kami memberi tahu dia kalau kami adalah pasangan suami-istri. Kami memiliki dua putri dan kami akan sangat bahagia apabila kami menerima berkatnya," kata Ciuffadri.

Paus memberi respons dengan bertanya, apakah keduanya ingin menikah untuk gereja juga. "Paus juga bertanya apakah kami ingin agar dia menikahkan kami, apakah kami yakin?" cerita Podest. Keduanya pun menerima tawaran paus dan upacara pemberkatan pernikahan berlangsung secara sederhana di pesawat.

"Dia memegang tangan kami dan bertanya apakah ada cinta dalam pernikahan kami dan apakah kami ingin hidup bersama selamanya. Lalu kami mengatakan 'ya'," katanya kepada wartawan.

Sebenarnya, pasangan ini telah menikah secara sipil pada 2010 lalu. Namun, upacara pemberkatan di gereja dibatalkan kala itu karena bersamaan dengan gempa yang mengguncang Santiago.

Pemberkatan itu disaksikan langsung Presiden Latam Airlines, Ignacio Cueto yang juga ikut dalam rombongan. Juru bicara Vatikan Greg Burke mengatakan, pemberkatan pernikahan baru pertama kali terjadi dalam pesawat rombongan Paus. "Pemberkatan ini tidak direncanakan," katanya.