Senin, 15 Januari 2018 10:35

Menjabat 1 Tahun 24 Hari, OSO Dicopot dari Kursi Ketua Umum Hanura

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Oesman Sapta Odang
Oesman Sapta Odang

Sejumlah manuver yang dilakukan Oesman Sapta Odang (OSO) rupanya membuat Partai Hanura tidak nyaman. Ketua Dewan Perwakilan daerah (DPD) RI itu hanya diberi kesempatan menjabatb selama satu tahun 24 h

RAKYATKU.COM - Sejumlah manuver yang dilakukan Oesman Sapta Odang (OSO) rupanya membuat Partai Hanura tidak nyaman. Ketua Dewan Perwakilan daerah (DPD) RI itu hanya diberi kesempatan menjabatb selama satu tahun 24 hari.

OSO dikukuhkan sebagai ketua umum DPP Partai Hanura pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Kamis dini hari (22/12/2016). Pendiri Hanura, Wiranto menyerahkan jabatan ketua umum itu karena ingin berkonsentrasi pada tugasnya sebagai Menkopolhukam.

Sejak awal, OSO sudah memunculkan banyak kontroversi. Mulai dari rangkap jabatan ketua umum partai politik dan DPD RI, hingga sejumlah kebijakan di internal Hanura.

Hari ini, DPP Partai Hanura menggelar rapat khusus membahas pencopotan OSO. Rencananya, rapat akan digelar di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2017). 

Wasekjen Hanura Dadang Rusdiana mengatakan, rapat itu digelar sekaitan adanya mosi tidak percaya pengurus DPD hingga DPP. Namun, Dadang belum menjelaskan alasan pencopotan OSO.