Selasa, 02 Januari 2018 19:49

Origami, Cara Asik Asah Kemampuan Otak

Al Khoriah Etiek Nugraha
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi seni melipat kertas (Origami).
Ilustrasi seni melipat kertas (Origami).

Origami merupakan bahasa jepang yang berarti melipat kertas. Seni melipat kertas ke berbagai macam bentuk ini ternyata memiliki manfaat yang besar bagi otak.

RAKYATKU.COM - Origami merupakan bahasa jepang yang berarti melipat kertas. Seni melipat kertas ke berbagai macam bentuk ini ternyata memiliki manfaat yang besar bagi otak.

Berdasarkan artikel yang ditulis oleh dr Fiona Amelia MPH, yang dipublikasi melalui Klik Dokter, dijelaskan bahwa dengan melakukan seni melipat kertas ini dapat mengasah otak dan melatih fokus, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Dalam bidang matematika, origami membantu anak memahami konsep geometri. Dengan memberikan label panjang, lebar, dan tinggi pada struktur origami. Selain itu, anak dapat belajar istilah-istilah penting dan cara dalam menjelaskan sebuah bentuk. Selain itu juga, melipat kertas juga mengajarkan konsep-konsep pembagian secara taktis seperti setengah, sepertiga, atau seperempat.

Tidak hanya itu, origami juga digunakan sebagai salah satu bentuk terapi pada anak dengan gangguan perhatian seperti attention deficit disorder (ADD). Ini karena melipat kertas akan melatih fokus dan konsentrasi, hingga akhirnya mereka mampu mengikuti pelajaran.

Bagi orang dewasa sendiri, origami merupakan suatu bentuk relaksasi. Karena saat melipat kertas, tangan mengirimkan impuls yang akan mengaktifkan seluruh belahan otak kanan dan kiri. Terutama, area-area yang berhubungan dengan daya ingat, kemampuan berpikir, serta keterampilan visuospasial dan motorik. Otak pun akan melepas serotonin, yakni senyawa yang berperan dalam pembentukan daya ingat serta memberikan rasa puas dan senang. Pada akhirnya, Anda akan merasa relaks.