Selasa, 02 Januari 2018 17:18

Sulawesi Tengah Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate Piala Mendagri

Al Khoriah Etiek Nugraha
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sulawesi Tengah Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate Piala Mendagri

Gubernur Sulawesi Tengah, Longky Djanggola, menyambut baik penunjukkan Pengda FORKI Sulawesi Tengah sebagai tuan tumah pelaksanaan Kejurnas Karate Piala Mendagri tahun 2018 mendatang. 

RAKYATKU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, Longky Djanggola, menyambut baik penunjukkan Pengda FORKI Sulawesi Tengah sebagai tuan tumah pelaksanaan Kejurnas Karate Piala Mendagri tahun 2018 mendatang. 

“Bagus itu kita bisa dipercaya sebagai tuan rumah. Pemerintah daerah tentu siap membantu menyukseskan kejuaraan ini. Pengda Forki Sulteng setelah ini saya minta segera berkoordinasi dengan instansi yang kira-kira nanti bersentuhan dengan pelaksanaan kegiatan,” ujar Longky saat menerima kunjungan Pengda FORKI Sulteng, di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (2/1/2017).

Selain memberi arahan kepada Pengda FORKI Sulteng, Longky juga memberikan dukungan tertulis sebagaimana permintaan PB FORKI.

“Kalau soal tempat tinggal dan frekwensi penerbangan saya kira tidak soal, karena selama ini beberapa even yang lebih besar kita sukses melakukannya. Tempat pertandingan juga sekarang kita punya beberapa tempat baru, tolong teman-teman jaga kepercayaan yang sudah diberikan,” pesan Gubernur Longky.

Kejurnas Karate Piala Mendagri merupakan kejuaraan bagi karateka usia 21 tahun ke bawah sampai kadet. Kejurnas ini adalah level tertinggi kejuaraan karate usia junior, yang hasilnya menjadi salah satu dasar pembentukan tim karate Indonesia.

 

Piala Mendagri akan mempertandingkan 37 nomor dan diikuti 34 Pengda FORKI se Indonesia, serta 25 Pengurus Besar Perguruan Karate.

Sekum FORKI Sulteng, Erick Tamalagi mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat dengan PB FORKI di Jakarta pada minggu kedua Januari. Rapat ini untuk menentukan final tanggal pelaksanaan di bulan Maret. Pada pertemuan ini  juga akan dipaparkan kesiapan dan dukungan pemerintah daerah.

“Melihat dua tahun terakhir pelaksanaan kejuaraan, paling tidak 800-an karateka akan ikut dan 200-an wasit juri akan memimpin selama tiga hari kegiatan. Jadi paling tidak kita akan kedatangan 1000-an tamu nanti,” jelas Erick.