RAKYATKU. COM, MAKASSAR – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai salah satu strategi memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto itu diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau progres pembangunan KNMP di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Selasa.
Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan mengatakan dirinya mendapat mandat langsung dari Presiden untuk memastikan program berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.
Baca Juga : Bawa Semangat “UNSTOPPABLE”, Phinisi Point Kembali Gelar PIPO Night Run 30 Oktober 2026
"Kami ingin memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional," ujarnya.
Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung sejumlah fasilitas utama yang sedang dibangun, mulai dari shelter pendaratan ikan, jembatan penghubung, hingga dermaga yang akan menjadi pusat aktivitas nelayan di kawasan tersebut.
Menurut Zulhas, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang bukan sekadar sebagai kawasan permukiman, tetapi menjadi pusat layanan ekonomi yang terintegrasi. Berbagai fasilitas seperti bengkel nelayan, kantor pengelola, kios perbekalan, hingga sarana pendukung lainnya disiapkan agar aktivitas melaut menjadi lebih efisien dan hasil tangkapan memiliki nilai tambah.
Baca Juga : Tekan Pengangguran hingga Single Digit, Pemkot Makassar Buka Job Fair 2026 Sediakan 1.500+ Lowongan Kerja
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyoroti kondisi dermaga yang dinilai masih perlu penyempurnaan. Saat air laut surut, kapal nelayan masih mengalami kendala untuk bersandar sehingga pemerintah berencana memperpanjang dermaga sekitar 20 meter agar operasional nelayan lebih lancar.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan mengintegrasikan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada September mendatang tersebut diharapkan menjadi instrumen menjaga stabilitas ekonomi nelayan, terutama ketika harga ikan di pasar mengalami penurunan.
Melalui koperasi, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki akses pemasaran yang lebih luas serta memperoleh dukungan pembiayaan dan distribusi yang lebih baik.
Pemerintah menargetkan penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui Kampung Nelayan Merah Putih berlangsung secara bertahap hingga 2027. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun sektor perikanan yang lebih produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai salah satu kelompok masyarakat yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, Zulhas didampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, anggota DPR RI Muhammad dan Fauzi Kahfi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat yang turut memantau perkembangan proyek strategis tersebut.
