RAKYATKU.COM, PAREPARE --Pemerintah Kota Parepare bersama pihak Pertamina melakukan pemantauan di sejumlah SPBU, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi aksi panic buying akibat isu kenaikan harga BBM yang sempat beredar.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Berdasarkan pemantauan, kondisi terkini di sejumlah SPBU terpantau sudah kembali normal. Antrean kendaraan tidak lagi mengular seperti sebelumnya.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Baca Juga : Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tasming Hamid Tekankan Kedaulatan Digital
Pemantauan dipimpin langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang turun ke lapangan bersama jajaran Pertamina. Kegiatan ini merupakan respons atas antrean panjang kendaraan di SPBU yang terjadi sehari sebelumnya, dipicu kabar kenaikan BBM pada 1 April.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Dalam kunjungannya, Tasming Hamid juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah pengendara yang tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
“Hasil pemantauan tadi, memang masyarakat sempat melakukan panic buying karena isu kenaikan BBM. Itu yang membuat warga berbondong-bondong melakukan pengisian,” ujarnya.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Baca Juga : Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Literasi dan Penguatan Karakter ASN
Tasming juga memberikan jaminan berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina jika stok BBM masih aman.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
"Untuk masyarakat tetap tenang, tidak panic buying karena isu kenaikan BBM itu tidak terjadi dan stok BBM , insya Allah aman,"kuncinya.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, pihak Pertamina menambah pasokan BBM jenis Pertalite hingga 24 kiloliter per hari ke beberapa SPBU di Parepare.
Asisten SPM Sales Manager Pertamina wilayah Parepare, Rudi Partang, memastikan bahwa ketersediaan BBM dalam kondisi aman.
“Kemarin memang terjadi panic buying di beberapa daerah. Tapi untuk Parepare sudah kita atasi dengan penambahan stok. Bahkan kita tambah kuota agar tetap aman,” jelasnya.
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Duta Bahasa Daerah ke Festival Nasional Kemendikdasmen
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas 92 Jamaah Calon Haji Parepare, Pesan Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Pertamina juga menjamin ketersediaan BBM mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Pemerintah dan Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak panik serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya, guna menghindari terjadinya antrean panjang di SPBU.(*)
