RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin langsung aksi kerja bakti massal bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didampingi Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, yang dimulai dari kawasan Taman Tattirotasi. Hadir pula Brimob Datasemen B Pelopor Parepare, Jumat (11/04/2025).
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
Aksi bersih-bersih ini menjadi langkah awal gerakan kebersihan rutin setiap Jumat, yang dicanangkan oleh Wali Kota Tasming Hamid dalam rangka menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kota.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
"Parepare saat ini menjadi sorotan terkait persoalan kebersihan. Karena itu, mulai hari ini dan seterusnya, setiap hari Jumat kita turun kerja bakti. Namun pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan sesuai prosedur," tegas Tasming Hamid dalam sambutannya.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Ia menambahkan, penentuan lokasi kerja bakti di setiap wilayah akan dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda).
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
"Khusus untuk camat dan lurah, saya minta aktif bergerak di wilayah masing-masing. Pak Wakil Wali Kota nanti akan mengawasi langsung pelaksanaannya. Kalau ada wilayah kecamatan atau kelurahan yang terlihat jorok dan tidak terurus, bisa saja dikenakan sanksi," tegasnya.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
Sementara untuk instansi atau OPD, Tasming menyampaikan akan dibuatkan jadwal khusus guna mendukung kebersihan lingkungan di sekitar kantor masing-masing.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
"Yang paling penting bukan hanya bersih-bersih, tetapi bagaimana kita mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Libatkan semua elemen, termasuk masyarakat, agar ikut bergerak dan peduli terhadap lingkungannya," ujar Tasming.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
Secara teknis, lanjut Tasming, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parepare akan menyiapkan standar operasional di setiap lokasi kerja bakti, termasuk memastikan sampah yang dikumpulkan segera diangkut.
Baca Juga : Kolaborasi BAZNAS, Kodim 1405 dan Pemkot Parepare Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Warga
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
"Kebersihan kota menjadi perhatian serius kami. Ini bukan hanya soal penampilan kota, tapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kenyamanan masyarakat," tutup Tasming Hamid.(*)
