Kamis, 25 April 2024 09:22

Terobosan Penjabat Gubernur Tekan Biaya Distribusi Barang di Sulsel

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Terobosan Penjabat Gubernur Tekan Biaya Distribusi Barang di Sulsel

"Setelah Bone, menyusul Wajo dan Palopo akan dilakukan hal yang sama. Dua hal yang paling nyata terasa jika ini sukses direalisasikan, Pak Gubernur Bahtiar sukses menekan harga distribusi barang kebutuhan sehari-hari warga Sulsel,"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bahtiar Baharuddin terus melakukan terobosan di masa kepemimpinannya sebagai Penjabat Gubernur Sulsel. Salah satunya dengan memaksimalkan fungsi pelabuhan yang dimiliki kabupaten kota.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

Setelah sukses menjadikan Pelabuhan Parepare sebagai lokasi bongkar muat peti kemas/kontainer, hal yang sama juga akan bisa dilakukan di Pelabuhan Bone.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

"Kalau tidak ada aral melintang, Pak Gubernur Bahtiar programkan tahun ini Pelabuhan Bone bisa bongkar muat peti kemas/kontainer. Bulan lalu sebelum Ramadan, Pelabuhan Parepare sudah sukses bongkar muat peti kemas," kata Anggota DPRD Sulsel, Selle KS Dalle.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

Baca Juga : Staf dan Pasien RSKD Dadi Akui Senang Dikunjungi Pj Gubernur Sulsel

Ia mengungkapkan, dengan maksimalnya fungsi Pelabuhan Parepare dengan fasilitas bongkar muat peti kemas, harga-harga barang sudah terasa penurunannya di wilayah Ajatappareng dan Enrekang. 

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

"Setelah Bone, menyusul Wajo dan Palopo akan dilakukan hal yang sama. Dua hal yang paling nyata terasa jika ini sukses direalisasikan, Pak Gubernur Bahtiar sukses menekan harga distribusi barang kebutuhan sehari-hari warga Sulsel," ungkapnya.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

"Dan yang tidak kalah pentingnya juga akan menekan persentase kerusakan jalan akibat sejumlah truk yang melebihi tonase," sambung Selle.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

Baca Juga : Temui Prof Zudan, Solihin Kalla: Semoga Bisa Membawa Sulsel Lebih Maju

Lebih jauh Selle mengatakan, setelah uji coba di Parepare kurang lebih dua bulan terakhir, yang menjadi keluhan pengusaha kontainer dan sekaligus tantangan bagi pengusaha lokal adalah ketersediaan barang yang akan dimuat atau mengisi kontainer untuk ke luar Pulau Sulawesi Selatan. Hal ini tentunya butuh kreatifitas pengusaha lokal dan support full dari para kepala daerah per wilayah, mulai dari Ajatappareng, Bosowasi, Luwu Raya, dan Toraja.

Baca Juga : Prof Zudan dan Istri Pamit di Pemprov Sulbar

Baca Juga : Penjabat Gubernur Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Dadi

 

"Tahun 2024 ini, Pak Gubernur Bahtiar berhasil melobi Presiden Jokowi dan Menko Perekonomian untuk menaikkan kuota Kredit Usaha Rakyat atau KUR Sulsel dari Rp15 triliun menjadi Rp30 triliun. Fasilitas ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pengusaha lokal kita," terang Selle. 

#Pemprov Sulsel #Bahtiar Baharuddin