Sabtu, 21 Mei 2022 18:21

Bantaeng Bakal Miliki Tahfidz Center di Tompobulu

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bantaeng Bakal Miliki Tahfidz Center di Tompobulu

Tahfidz Center ini diharapkan bisa melahirkan banyak penghapal-penghapal Alquran di Kabupaten Bantaeng.

BANTAENG - Pimpinan pondok pesantren Riyadus Shalihin, Khalid Mawardi mengaku jika pesantren ini akan melakukan pengembangan ke depan. Salah satunya adalah rencana pengembangan Tahfidz Center (pusat penghapal Alquran).

Hal itu, dia ungkapkan saat membacakan amanah tertulis dari ketua yayasan Yapqah, KH Muh Nuh dalam rangkaian wisuda santri di Ponpes Riyadus Shalihin, Kecamatan Tompobulu, Bantaeng, Sabtu, 21 Mei 2022. Dia membacakan amanah tertulis dari ketua yayasan terkait dengan rencana perkembangan pesantren itu.

"Beliau menitip amanah untuk membacakan tulisan tangannya. Beliau (KH Muh Nuh) tidak bisa hadir di sini, karena sedang dalam pemulihan," jelas dia.

Baca Juga : Program AUTS jadi Motivasi Bagi Peternak Sapi di Bantaeng

Salah satu pesan dalam amanah tertulis itu adalah pembangunan Tahfidz center di kawasan pondok pesantren itu. Dia berharap, pembangunan ini bisa melahirkan banyak penghapal-penghapal Alquran di Kabupaten Bantaeng.

"Ini adalah bagian dari pembangunan jangka panjang dan jangka menengah program Yapqah 2022," ungkap dia.

 

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin memberikan apresiasi terhadap rencana pengembangan pondok pesantren itu ke depan. Dia menyebut rencana itu adalah sebuah kehormatan untuk masyarakat Bantaeng.

Baca Juga : Seluruh Fraksi DPRD Setujui LKPJ Bupati Bantaeng Tahun 2021

"Seluruh ikhtiar ini tidak hanya menjadi kehormatan di pesantren ini, tetapi juga untuk masyarakat di Bantaeng," jelas dia.

Sponsored by MGID

Dia mengaku, akan ikut memberikan sumbangsih untuk rencana itu. Dia menyebut, hal itu penting dilakukan untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

Sekadar diketahui, sebanyak 34 santri menyelesaikan pendidikannya di pesantren itu, Sabtu, 21 Mei 2022. Pimpinan pondok pesantren Riyadus Shalihin, Khalid Mawardi mengatakan, wisuda seperti ini digelar setiap tahunnya. Hanya saja, dalam dua tahun terakhir, wisuda ini tidak digelar karena pertimbangan Covid-19.

Baca Juga : Inovasi Saskia PD, Bupati Bantaeng Ingin Angkat Derajat dan Kehormatan Penyandang Disabilitas

"Santri yang kami wisuda ini berjumlah 34 orang, semoga nanti alumni kita ini bisa menjadi penerang di tengah masyarakat," jelas dia.

#pemkab bantaeng #ilham azikin